Pariwisata

Carut Marut”Hasil Evaluasi Dugaan Penyimpangan Proyek Paving Blok,Desa Sodong Kecamatan Tigaraksa, Diduga Lemah Dan Terkesan Mau Tidak Mau??

2146
×

Carut Marut”Hasil Evaluasi Dugaan Penyimpangan Proyek Paving Blok,Desa Sodong Kecamatan Tigaraksa, Diduga Lemah Dan Terkesan Mau Tidak Mau??

Sebarkan artikel ini
TANGERANG, METRODEADLINE — Polemik akan adanya dugaan penyimpangan didalam proses pemeliharan dan plaksanaan kegiatan fisik berupa proyek jalan paving blok Rw 03 Desa Sodong,yang dikelola dan dipertanggung oleh Kecamatan Tigaraksa,yang beberapa waktu lalu menghiasi laman pemberitaan di platform media online,kini memasuki proses perbaikan.(Kamis 02/11/2023)
Pada saat dikunjungi oleh awak media dilokasi proyek yang menelan anggaran mencapai 100 juta rupiah itupula,terlihat para pekerja nampak tengan melakukan proses perbaikan dan pembongkaran, diketahui para pekerja tengah melakukan penggantian kasteen yang dilakukan baru mencapai 40-50%.
Sementara itu para pekerja yang coba dikonfirmasi perihal adanya pembongkaran kasteen,yang tidak ingin disebutkan namanya membenarkan hal tersebut dirinya mengatakan bahwa sedang dilakukan perbaikan dan penggantian kasteen.
“Iya lagi ada penggantian kasteen,dan semua nya di ganti.ucap pekerja.
Namun sangat disayangkan didalam proses penggantian dan perbaikan, rupanya diketahui jenis ukuran kasteen yang baru dipasang itupun diduga masih tidak sesuai dengan Spesifikasi Teknis Kegiatan,pasalnya jenis ukuran kasteen yang baru dipasang diketahui berdiameter kurang dari 20cm meter.
Ditempat yang berbeda salah satu staf Kecamatan Tigaraksa yang coba dikonfirmasi,yang tidak ingin disebutkan namanya menuturkan bahwa kegiatan baru satu hari dilakukan perbaikan dan saat ini masih dalam proses.
“Ya memang belum kelar katanya bang pengerjaan nya,dan tidak akan dibayar pekerjaan tersebut kalo belum diperbaiki sebelum sesuai Spek,Ucapnya kepada awak media ini.(02/11/2023)
Disinggung mengenai adanya ukuran kasteen yang diduga kuat masih belum maksimal,dirinya enggan menjawab.
Berdasarkan hal tersebut maka tentunya dirasa penting dan perlu bagi jajaran Inspektorat Kabupaten Tangerang Dan BPK RI Perwakilan Banten untuk segera turun dan melakukan Audit secara menyeluruh terhadap kegiatan tersebut.
Audit dan pemeriksaan itupun dinilai berbagai fihak,menjadi hal yang wajib dilakukan untuk dapat mencegah adanya dampak kerugian keuangan negara dikemudian hari.

Hingga kini proses perbaikan proyek paving blok tersebut masih terus dikerjakan,sampai saat ini belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan baik oleh Kecamatan Tigaraksa maupun Inspektorat Kabupaten Tangerang.(Nurdin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!