Daerah

Amburadul”Aktivis Soroti Kinerja Pengawasan Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Provinsi Banten Didalam Plaksanaan Proyek Paving Blok Desa Tobat Yang Diduga Asal Jadi

90350
×

Amburadul”Aktivis Soroti Kinerja Pengawasan Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Provinsi Banten Didalam Plaksanaan Proyek Paving Blok Desa Tobat Yang Diduga Asal Jadi

Sebarkan artikel ini

Maraknya pengerjaan proyek yang saat ini tengah dikerjakan diwilayah Kabupaten Tangerang yang berasal dari Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Provinsi Banten,Beberapa diantaranya dinilai berbagai fihak sangat berkualitas rendah dan dikerjakan asal jadi,minimnya keterangan dan informasi publik didalam plaksanaan sebagian plaksanaan proyek-proyek Provinsi tersebut pula dinilai sebagai awal mula runtuhnya asas Transparansi dan keterbukaan informasi diruang publik dalam penyelenggaraan pembangunan sarana dan prasarana penunjang masyarakat.(Kamis 12/10/2023)

 

Dugaan pengerjaan proyek asal jadi dan berkualitas rendah kali ini terjadi pada plaksanaan proyek Paving Blok Kp Pakuhaji Desa Tobat Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang,yang berasal dari Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Provinsi Banten,Yang memiliki Panjang 400m dengan Lebar 2m.

 

Dari pantawan awak media dilokasi pengerjaan proyek tersebut tidak terdapat papan informasi serta nampak beberapa Spesifikasi Teknis Kegiatan yang diduga menyimpang dari Rancangan Anggaran Balanja(RAB)

 

bermunculan nya pengerjaan proyek tanpa papan informasi tersebut, sebagian besar didominasi oleh proyek yang berasal dari Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Provinsi Banten dengan nilai pagu rata rata dibawah 200jt.

 

Lemahnya fungsi pengawasan yang dilakukan oleh jajaran Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Provinsi Banten dinilai berbagai fihak sebagai “Biang Kerok”akan terjadinya dugaan Mark up Anggaran dalam hal pengadaan papan informasi yang tertuang didalam RAB.

 

Menanggapi hal tersebut Kritik tajam pun dilontarkan Zarkasih,Sekretaris LMPI MARCAB Kabupaten Tangerang,

Dirinya menilai bahwa Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Provinsi Banten,tidak mampu menjalankan fungsi pengawasan dengan baik dan benar serta para pengawas pengawas tersebut dikatakan dirinya cendrung melakukan upaya pembiaran.

 

“Bagaimana bisa dengan begitu banyak nya pembangunan yang dilakukan oleh Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Provinsi Banten diwilayah Kabupaten Tangerang hampir semuanya Abu-Abu gak ada papan informasi,lalu pertanyaan nya lagi pada dimana para pengawas pengawas ini,apa yang diawasi,jangan jangan duduk santai aja nie mereka diruangan Ac,Dann perlu diketahui papan informasi itu selain dari pada hak seluruh masyarakat untuk mendapat kan informasi,hal tersebut pula tertuang didalam RAB.ada anggarannya kurang lebih di harga 300rb,nah apabila itu tidak disediakan artinya ada mark up anggaran,korupsi itu,300 x sekian ribu kegiatan udah berapa jumlahnya,jangan main main lah ini uang rakyak hati hati.Ucap zarkasih kepada wartawan dengan nada kesal.

 

Ia pun menambahkan proyek-proyek tanpa papan informasi tersebut tersebar dibeberapa wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang yakni,Kecamatan Cisoka,Tigaraksa,Balaraja,Pasar kemis,Rajeg,Solear Dan Kecamatan Sukamulya.

 

Diketahui didalam proses pengerjaan proyek paving blok kp pakuhaji Desa Tobat tersebut,tidak memasang papan informasi,pengupasan badan jalanpun tidak dilakukan,amparan agregat dan pemadatan di sebagia badan jalanpun tidak dilakukan,K3 tidak dilaksanakan dengan sebagai mana mestinya,serta penggunaak jenis ukuran Kasteen yang diduga kuat tidak sesuai dengan apa yang sudah tertuang didalam RAB.

 

Akibat dari lemahnya pungsi pengawasan yang dilakukan oleh para pengawas dilingkup Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Provinsi Banten,Maka Negara Berpotensi dapat dirugikan hingga puluhan bahka ratusan juta rupiah.

 

Hingga berita ini ditanyangkan pihak Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Provinsi belum dapat ditemui untuk dikonfirmasi lebih lanjut(NURDIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!