DaerahHukum

Abaikan Transparansi Publik,Aktivis soroti Plaksanaan Proyek Paving Blok Kp Tegal Baju Tigarakasa Yang Diduga Bermasalah Dan Berkualitas Rendah

10406
×

Abaikan Transparansi Publik,Aktivis soroti Plaksanaan Proyek Paving Blok Kp Tegal Baju Tigarakasa Yang Diduga Bermasalah Dan Berkualitas Rendah

Sebarkan artikel ini

Abaikan Trasparansi dan keterbukaan informasi diruang publik seputar plaksanaan proyek Paving Blok Kp Tegal Baju Kel.Tigaraksa Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang-Banten yang saat ini tengah dikerjakan,belakangan ini menuai sorotan (Sabtu 07/10/2023)

Sorotan tersebut mengarah kepada adanya proses pengerjaan yang dinilai berbagai fihak tidak sesuai Spesfikasi teknis dalam Rancangan Anggaran Belanja(RAB)sehingga menimbulkan dugaa bahwa proyek tersebut dikerjakan asal jadi dan sangat berkualitas rendah.

Diketahui didalam proses pengerjaan nya terdapat beberapa hal yang jangal mulai dari tidak terdapatnya papan informasi,pengupasan dan pembersihan badan jalan terlihat tidak dilakukan,pengamparan aggregat dan proses pemadatan yang terindikasi tidak dilakukan,terbukti dengan masih banyaknya tumbuhan rumput yang berada dipermukaan badan jalan,hingga sampai kepada proses penyelenggaraan Standar Menejemen K3 yang nampak tidak diterapkan dengan baik dan benar.

Salah satu Aktivis yang diketahui menyoroti plaksanaan proyek tersebut datang dari HERMAN ARAB salah satu Aktifis Senior yang ada di Kabupaten Tangerang,Dirinya menilai bahwa proses pengerjaan proyek paving blok tersebut diduga kuat penuh dengan kejanggalan dan kecurangan yang dimana menurut dirinya kecurangan tersebut akan secara langsung dapat mengurangi kwalitas sehingga berpotensi dapat merugikan keuangan negara.

“Entah bagai mana pungsi pengawasan yang dilakukan oleh pihak dinas, pengupasan badan jalan gak dilakukan,pengamparan aggregat kelas A dan proses pemadatan diduga kuat tidak maksimal,lalu bagai mana bangunan jalan paving blok ini bisa berkualitas dan dapat bertahan lama,Ucap Herman sebari geleng geleng kepala.

Sementara itu salah satu warga yang coba dikonfirmasi seputar plaksanaan kegiatan tersebut yang tidak ingin disebetkan namanya,mengatakan ketidak tahuannya akan jumlah alokasi Anggaran yang di gelontorkan untuk proyek tersebut,namun demikian dirinya mengatakan bahwa proyek tersebut berasal dari Provinsi Banten

“Kalo anggarannya gak tau ya berapa berapanya,tapi kalo dari informasi yang saya denger mah dari Provinsi Banten pak,Ucap warga

Akibat dari tidak maksimalnya pengamparan aggregat dan proses pengerasan pada badan jalan,terlihat hamparan rumput yang masih tumbuh subur dan bukan tidak mungkin badan jalan paving blok itu sendiri akan mengalami pergeseran dan ambelas.

Hingga kini peroyek mistrius tersebut masih terus dikerjakam belum dapat diketaui secara pasti asal muasal dari mana proyek tersebut berasal. (NURDIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!