Pelanggan Keluhkan Tegangan Listrik Turun, Manajer PT.PLN Sukadana, Andre : Segera Survei

Lampung Timur, Tegangan listrik turun (power loss) selama bertahun-tahun dikeluhkan oleh masyarakat warga Dusun Magetan Desa Pasar Sukadana Kecamatan Sukadana selaku pelanggan.

Oleh karena itu para pelanggan meminta sekaligus berharap agar dilakukan penambahan tegangan listrik berikut tiang jaringan listrik khususnya dijalan lingkungan mereka sekitar 600 meter.

“Jangankan mau make kulkas, Sanyo mesin sedot air aja kadang-kadang nggak kuat, apalagi bulan puasa,” keluh Rastono diamini oleh belasan pelanggan pada Rabu, 13 September 2023 pukul 19.30 WIB.

Bahkan yang lebih parah dikediaman Tarmidi dan Erik, padahal kWh listrik Tarmidi telah diganti sekitar 2 bulanan akan tetapi masih tetap tidak berfungsi.

“Yang lebih parah listrik dirumah pak Tarmidi, kalau masih sore listriknya malah mati dari sehabis Isa hidupnya diatas jam sepuluhan, padahal belum lama ini ganti meteran,” jelasnya.

Hal itu dibenarkan oleh Tarmidi dimana tegangan listriknya turun padahal kWh meter listriknya baru diganti sekitar 2 bulan yang lalu.

“Iya, tapi malam ini mendingan masih sore hidup nggak seperti biasanya hidup diatas jam sepuluhan,” keluh Tarmidi saat dimintai keterangan.

Anehnya, tidak terdapat ID File pada kWh meter listrik Tarmidi yang baru 2 bulanan diganti kecuali kWh meter listrik yang terpasang 5 tahun silam.

“ID File nggak ada, tapi kalau yang dulu ada,” terang Tarmidi.

Para pelanggan juga meminta dilakukan pembangunan tiang jaringan listrik sebab dilingkungan mereka terdapat 4 tiang beton eks KLP SSM, sementara kabel jaringan menerabas kebun warga menggunakan tiang bambu.

Menyikapi keluhan tegangan listrik dan permohonan pembatalan tiang jaringan listrik PLN, PT. PLN Rayon Sukadana pimpinan Andre akan segera melakukan kegiatan survei lokasi.

“Dari PLN Sukadana akan segera survei ke lokasi, nanti kita hubungi ke Kepala Desa ataupun Ketua RT setempat,” kata Andre Manajer PT. PLN Rayon Sukadana pada Kamis, 14 September 2023 jam 10.00 WIB.

Iapun menghimbau agar pelanggan PLN membayar listrik tepat waktu dan tidak melakukan pencurian yang merugikan pelanggan itu sendiri.

“Intinya pertama kita dari PLN untuk segera masyarakat bayar listrik tepat waktu dan tidak melakukan pencurian yang mengakibatkan kerugian buat pelanggan itu sendiri,” himbau Manajer PT. PLN Rayon Sukadana itu.

“Dan kalau ada masalah kebutuhan apa-apa jangan melalui oknum segera ke Kantor PLN kita siap untuk pelanggan selama 24 jam,” jelasnya.

Bagi pengguna kWh eks KLP SSM dihimbau agar segera beralih ke PLN menggunakan kWh meter token yang legal atau resmi.

“kWh yang lama eks KLP itu segera beralih ke PLN biar resmi dilegalkan pakai token,” pungkasnya.

Dikutip dari artikel s-gala.com, jika PLN menggunakan tegangan rendah untuk mentransmisi atau mendistribusikannya, listrik akan habis ditengah jalan sebelum sampai kerumah kita, hal ini dinamakan power loss.

(Ropian Kunang)

You might also like

error: Content is protected !!