
GUNUNGSUGIH – Pelatihan kewirausahaan yang diberikan oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) resmi ditutup, Rabu (5/7/2023).
Kegiatan yang diselenggarakan sejak Selasa kemarin, diberikan kepada 30 pemuda dari 28 kecamatan yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna Lamteng.
Kegiatan yang dipusatkan di komplek Kantor Bupati Aula Bappeda kabupaten Lampung tengah diisi oleh pemateri Raras Pandu Respati Ningrum dari Rumah BUMN tentang bagaimana mengawali usaha dari sebuah mimpi,
Raras mengatakan, mimpi bisa menjadi nyata dengan diiringi motifasi keras dan yakin, serta yakin dengan niat untuk membangun usaha.
“Usaha bisa dimulai dari cara Business Model Canvas (BMC), adapun tahapan yang bisa dimulai dari persiapan rumah produksi, alat produksi, bahan-bahan produksi, pecing, penjualan dan lainnya,” terang Raras.
Untuk itu, ia berharap kepada para peserta pelatihan kewirausahaan untuk dapat bergerak serta mempraktekan kegiatan usaha di wilayahnya masing-masing.
Sementara Sekretaris Karang Taruna Lamteng Rusi Hidar mewakili Ketua Elsan Tomi Sagita, memberikan motifasi untuk para peserta dan menjelaskan ada beberapa manfaat pelatihan kewirausahaan yang sudah diberikan.
Menurutnya, pelatihan ini diberikan sebagai bentuk perhatian Bapak Bupati Musa Ahmad kepada para pemuda pemudi Lampung Tengah untuk tujuan lebih baik lagi.
“Kita harus kompak solid dan bersatu, karna moto dari sebuah usaha adalah bagaimana bisa mewujudkan usaha yang tangguh dan mandiri,” jelas Rusi Hidar.
Sri Nuryana Sub Koordinator Layanan Kepemudaan mewakili Kadisporapar Lamteng Rosid, menyampaikan ucapan terimakasih kepada peserta pelatihan kewirausahaan dari perwakilan 28 kecamatan.
Sri berharap ilmu yang didapatkan dalam pelatihan selama dua hari itu, bisa bermanfaat serta bisa dipraktikan di wilayah kecamatan masing-masing.
Kusnadi peserta pelatihan dari Kecamatan Terbanggi Besar mengucapkan banyak terimakasih kepada, Bupati Lampung tengah atas terselenggaranya kegiatan pelatihan kewirausahaan yang telah diberikan Disporapar.
“Terimakasih kepada Bapak Musa Ahmad yang sudah membuat program pelatihan kewirausahaan untuk pemuda pemudi Lampung Tengah, begitu juga Karang Taruna yang memilih kami dari 28 kecamatan untuk mengikuti kegiatan ini,” terang Kusnadi.
Kusnadi berharap, program dan pelatihan kewirausahaan serupa untuk bisa digelar berkelanjutan, dengan harapan munculnya pemuda yang berketerampilan demi Lampung Tengah berjaya. (*)
