
Lampung Utara, Metrodeadline.com – Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara sukses melaksanakan kegiatan Festival Budaya KNPI Cangget Lebaghan 1444 Hijriah Bersama Muli Meghanai se-Sungkai Utara, kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan setempat. Senin (24/04)
Tampak Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Ardian Saputra, S.H., Ketua DPD KNPI Kabupaten Lampung Utara Imausah, Perwakilan dari DPD KNPI Provinsi Lampung Bung Ardi, Asisten 1, Mankodri, Kepala Kesbangpol, Mat Soleh, Kadispora, Imam Hanafi, Kadis Perdagangan, Hendri, Ketua KPU Kabupaten Lampung Utara, Aprizal Ria, Anggota DPRD Lampung Utara, Sekretaris Kominfo, M. Luzirwan, Kabag Kesra, Apriyadi dan Kabag Barjas Rahadian Aksa. Kemudian dihadiri pula Camat Sungkai Utara, Antoni Efendi, S.H, M.M, Camat Sungkai Selatan serta para tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan tokoh agama se-kecamatan Sungkai Utara.
Festival Budaya Cangget Lebaghan 1444 Hijriyah Bersama Muli Meghanai se-Kecamatan Sungkai Utara nampak sangat meriah, nampak pemuda-pemudi dan masyarakat setempat sangat antusias hadir dan meramaikan kegiatan tersebut.
Bung Adi Saktiwan, S.H. selaku ketua DPK KNPI Sungkai Utara dalam sambutanya menyampaikan kegiatan ini adalah ajang silaturahmi yang dikemas dalam bentuk kegiatan adat budaya sehingga dapat berdampak positif dalam melestarikan adat istiadat Lampung.
“Adat budaya Lampung yang kami maksud adalah adat Lampung Sungkai, marga sungkai bunga mayang, dengan terselenggaranya kegiatan ini DPK KNPI Sungkai Utara mengharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemuda – pemudi untuk melestarikan budaya Adat kita bersama Khususnya Adat Lampung Sungkai Bunga Mayang,” urainya.
Ditempat yang sama setelah seremonial pembukaan Cangget Lebaran KNPI, Ketua DPD KNPI Kabupaten Lampung Utara Imausah menyampaikan bahwa Cangget Lebaran sebagai bukti kongkrit kerja-kerja KNPI yang merepresentasikan oemuda Lampung Utara, khususnya di Sungkai Utara.
“KNPI Sungkai Utara hadir untuk mendukung pemerintah dalam hal pelestarian adat istiadat Lampung, dengan kegiatan ini diharapkan outputnya bisa menggugah kesadaran bersama khususnya pemuda-pemudi Lampung untuk lebih peduli dan mencintai adatnya sendiri,” terang Imausah.
Sementara dalam arahannya Wakil Bupati Lampung Utara, Ardian Saputra menyampaikan masih dalam suasana lebaran, dirinya atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah daerah mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri seraya memohon maaf secara lahir dan batin.
“Saya melihat sungguh sangat luar biasa, melihatnya pemuda-pemudi kabupaten Lampura khususnya Kecamatan Sungai Utara serta KNPI, yang bisa menyelenggarakan adat budaya Lampung, kalau bukan kita siapa lagi yang melestarikan adat budaya, ini adalah suatu hal yang sangat membanggakan Pemerintah Daerah,” ucap Ardian.
Wakil Bupati Lampung Utara juga mengajak pemuda-pemudi untuk bersama-sama membangun adat budaya Lampung agar bisa dikenal diluar Kabupaten lain yang ada di provinsi Lampung, bahkan seluruh Indonesia.
Tokoh adat Sungkai Utara, Ilmansyah dalam sambutannya mengatakan muli meghanai beserta pengurus KNPI, sebagai bahan referensi bahwasanya adat budaya Lampung tentu mau tidak mau akan bergeser, baik dengan kemajuan jaman, modernsasi dan masuknya pengaruh budaya asing kedalam budaya lokal.
“Dengan adanya festival Cangget Lebaghan ini, sebagai penyambung silatuhrahmi, dan turut serta melestarikan adat budaya kita,” tuturnya
Di Akhir kegiatan, Ketua Pelaksana kegiatan, Zai Pandera mengungkapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya acara tersebut serta menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dan kesalahan,
“Atas nama Panitia Cangget Lebaghan KNPI, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu baik moril maupun materil, berupa dukungan, ide, gagasan, fikiran, tenaga, barang maupun uang atau bentuk apapun dalam proses kegiatan ini, juga kami atas nama panitia mohon maaf kepada semua pihak dan tamu undangan jika selama proses persiapan, sampai pelaksanaan ada hal yang salah atau kurang berkenan,” tandasnya.
(*/Aw)
