
Tangerang – Diduga bermasalah dan abay kan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) pengerjaan proyek paving blok Desa Cibugel langsung di respon baik oleh Camat Cisoka.
Hal tersebut di katakan, Encep Sahayat Camat Cisoka saat di konfirmasi awak media harian metrodeadline melalui sambungan via WhatsAppnya, Senin (20/03/2023).
Encep mengatakan kesanggupannya untuk menindak lanjuti laporan awak media dalam menjalankan fungsi sosial suport-responsbiliti dan kontrol atas adanya dugaan ketidak sesuaian di dalam proses pengerjaan proyek paving blok di wilayah Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang-Banten.
“Waalaikumsalam w.w.
Terimakasih infonya kang Nurdin yang baik hati.Siap ditindaklanjuti,”singkatnya.
Dugaan akan adanya ketidak sesuaian dalam proses pengerjaan proyek tersebut tentunya bukanlah tanpa alasan. Pasalnya dari hasil pantauan awak media di lokasi di dapati para pekerja terlihat tidak di lengkapi dengan Alat Pelindung Diri Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (APD K3), serta pengamparan agregat terlihat sangat tidak maksimal dan tidak melalui proses pemadatan menggunakan alat berat atau stemper kodok,belum lagi jenis kasteen yang di gunakan sangat di duga kuat tidak sesuai dengan penggunaan kuantitas jenis kasteen dalam RAB.
Sementara itu, para pekerja yang coba di konfirmasi prihal spekteknis kegiatan tersebut menyatakan panjang dan lebarnya ada di papan informasi.
“Itu semuanya ada di papan proyek pak ukuran panjang dan lebarnya,”tuturnya.
Di ketahui proyek yang belum lama ini rampung di kerjakan tersebut bersumber anggaran dari APBD Kabupaten TA 2023 Yang berjudul Pemeliharaan Jalan Kp.Cibugel Mesjid Desa Cibugel Dengan nilai kontrak Rp.99.850.000 Dengan waktu pelaksanaan 30 hari kerja,yang selanjutnya di kerjakan dan di lanksanakan oleh CV.KAYDAY GROP.
Akibat dari adanya dugaan ketidak sesuaian yang syarat dengan penyimpangan di dalam proses pengerjaan proyek tersebut maka negara berpotensi dapat di rugikan apa bila proses transaksi pencairan tetap di lakukan tanpa terlebih dahulu di lakukan audit dan pemeriksaan yang di lakukan secara teliti dan menyeluruh.
Hingga sampai saat ini pihak kontraktor belum dapat di temui untuk di konfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut.(NURDIN)
