
metrodeadline.com, Tangerang – Aktivis Kabupaten Tangerang Herman Arab angkat suara prihal adanya polemik yang berkembang di tengah tengah masyarakat. Prihal adanya pengerjaan beberapa kegiatan pembangunan fisik yang diduga kuat berkualitas rendan dan sangat-sangat berpotensi dapat merugikan keuangan negara.

Hal tersebut di katakan Herman kepada awak media Harian Metro Deadline di ruang kerjanya, Kamis 09/m Maret 2023.
Aktivis yang sekaligus pula merupakan Wakil Ketua Lembaga Swadaya Masyarkat (LSM TRINUSA) DPC Kabupaten Tangerang ini akhirnya angkat suara dan meminta agar Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dapat segera mengambil langkah kongkrit dalam hal peningkatan sumberdaya manusia di jajaran SKPD khususnya Kecamatan dan Kelurahan agar dapat meningkatkan profesionalisme pengawasan yang di lakukan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik yang di kerjakan oleh para rekanan atau pihak ke 3.
ok
“Saya meminta dan berharap kepada Bupati Tangerang yakni Ahmed Zaki Iskandar untuk dapat segera melakukan evaluasi kinerja pengawasan yang di lakukan oleh Kelurahan Kuta Bumi pada pelaksanaan ke dua kegiatan pembangunan fisik yang diduga kuat berkualitas rendah dan sangat berpotensi dapat merugikan keuangan negara, evaluasi tersebut di nilai sangat penting dan perlu di lakukan tentunya agar dapat meningkatkan profesionalisme pengawasan bagi para penyelenggara pemerintahan dalam mengelola kegiatan fisik, sehingga dapat meminimalisir akan terjadinya kebocoran keuangan negara pada kegiatan pembangunan infrastuktur yang ada,”tuturnya.
Masih menurut Herman beberapa kegiatan yang di duga kuat berkualitas rendah tersebut berada di lingkup Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang-Banten.
“Kedua proyek tersebut berjudul,
1.Paving blok gang mesjid Rt.01/01 kelurahan kuta bumi dengan anggaran Rp.75.000.000.
2.Paving blok gang sueb Rt.10/02 kelurahan kuta bumi dengan anggaran 70.000.000.
Dari kedua kegiatan tersebut kami menduga kuat sangat berkualitas rendah, dan sangat berpotensi dapat merugikan keuangan negara.
“Untuk itu kami selaku elemen masyarakat akan segera melayangkan surat audiensi terhadap Bupati Tangerang prihal lemahnya fungsi pengawasan yang di lakukan terhadap proses pengerjaan kegiatan kontruksi.
Sementara itu, Kelurahan Kuta Bumi yang beberapa waktu lalu coba di konfirmasi oleh awak media Harian Metro Deadline mengatakan akan segera menindak lanjuti serta sudah melakukan upaya evaluasi dan sudah menegur pihak ketiga.
” Siap Pak Nurdin atas segala infonya nanti saya tindaklanjuti. Alhamdulilah sudah koordinasi dengan pihak ketiga,”singkatnya.
Namun sangat di sayangkan hingga sampai saat ini pihak Kelurahan Kuta Bumi belum dapat memberikan penjelasan secara detail atas upaya evaluasi apa dan seperti apa yang sudah di lakukan pada kedua kegiatan tersebut.
Hingga sampai saat ini pihak kontraktor yang melaksanakan kegiatan pembangunan kedua kegiatan tersebut belum dapat di temui untuk di konfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut.(NURDIN)
