Perintah Kadis Perkim Beri Waktu 1 Minggu Untuk Penertiban Kerangkeng, Sepertinya Hanya Ocehan Kosong Pengantar Tidur

LIPPAN : Sekarang sudah satu bulan, kok tidak ada kabar lagi. Ada apa (sama) Kadis Perkim…??

Bungo,MA_Beberapa waktu yang lalu Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bungo melakukan sidak kebeberapa toko yang ada diwilayah pasar bawah dan dipinggiran jalan lintas sumatra. (Kamis, 03/11/2022)

Kadis Perkim, Ir.Suryawani,ME, saat melakukan sidak memanggil pemilik toko dan memberi peringatan. Suryawani memberi waktu satu minggu kepada pemilik toko untuk menertibkan kerangkeng yang ada didepan toko. Saat itu, Suryawani mengatakan kalau dalam waktu satu minggu belum juga ditertibkan, maka Dinas Perkim bersama Sat Pol PP yang akan menertibkannya.

“Kami kasih waktu satu minggu kepada pemilik toko untuk menertibkan atau membuka kerangkeng yang sudah melewati batas, atau yang sudah melanggar aturan. Kalau dalam satu minggu tidak juga ditertibkan atau dibuka, maka kami bersama sat pol pp akan membongkar secara paksa”. Tegas Suryawani

“Dua pemilik toko ini kami sampaikan langsung, selanjutnya, kepada pemilik toko atau bangunan lain yang memiliki kerangkeng melanggar aturan, kami akan mengirimkan surat peringatan”. Ujar Suryawani

Hari ini jumat 02 Desember 2022, Pernyataan Kadis Perkim tersebut ditanggapi oleh Abun Yani Ketua LSM LIPPAN Kabupaten Bungo. Abun Yani mengatakan bahwa pernyataan Kadis Perkim sebulan yang lalu sepertinya hanya omong kosong doang. Sudah satu bulan, tidak ada tanda tanda akan ditindak. Ada apa…???

“Saat sidak sebulan yang lalu, buk Kadis mengatakan akan segera menertibkan kerangkeng yang melanggar aturan. Malah dengan lantang menyerukan agar pemilik toko segera membongkar kerangkeng”.
Apabila dalam waktu satu minggu tidak juga dibongkar maka dinas perkim bersama sat pol pp yang akan membongkar paksa. Yang lain juga akan segera disurati. Nah… ini sudah satu bulan, tidak ada tanda tanda…
Ada apa..?? Apa Buk Kadis Lupa..??
Atau pura pura lupa…??
Atau ada apa apanya..?? “. Cetus Abun

Selanjutnya, Ketua LSM LIPPAN mengatakan kalau pernyataan Kadis Perkim itu hanya gertakan sambal belaka. Para pemilik toko sepertinya sudah mengerti dan tidak takut, karena hal semacam ini sudah sering terjadi.

“Pernyataan Kadis Perkim untuk menertibkan kerangkeng itu sepertinya hanya gertakan sambal belaka. Pemilik toko kayaknya sudah paham betul, hingga mereka tidak perlu takut”. Ujar abun

Tidak hanya itu, abun juga mengatakan bahwa pembiaran bangunan kerangkeng terkesan disengaja, karena dari awal pengerjaan pihak perkim sepertinya diam saja. Seperti, kerangkeng depan toko Tanah Abang dan Gudang Sinar Sentosa. Pada saat pengerjaan tidak ada teguran juga larangan. Saat bangunan selesai barulah Dinas Perkim datang memberi peringatan dan perintah pembongkaran.

“Waktu pengerjaan kenapa tidak ditegur atau dilarang, saat pengerjaan selesai barulah Dinas Perkim sibuk memberi peringatan dan perintah bongkar. Kalau sudah selesai tidak mungkin dibongkar, sepertinya para pemilik toko punya cara ampuh untuk meredam peringatan dan perintah dari dinas perkim. Sejak peringatan kadis sebulan yang lalu tidak ada tanda tanda dari dinas perkim untuk menindak lanjuti.
Sepertinya dinas perkim dihipnotis, agar masalah tersebut lupa dan tidak lagi jadi persoalan”. Lanjut Abun

Jhon

You might also like

error: Content is protected !!