DaerahHukum

“MATA RANTAI” Diduga Anggaran P3A-TGAI Kabupaten Tangerang di Kebiri Oknum Sampai Rp. 45 Juta Pertitik

8493
×

“MATA RANTAI” Diduga Anggaran P3A-TGAI Kabupaten Tangerang di Kebiri Oknum Sampai Rp. 45 Juta Pertitik

Sebarkan artikel ini

Percepatan peningkatan Tata Guna Air Irigasi(P3A-TGAI)Yang bersumber dari Kementrian Pekerjaan Umum  Dan Perumaham Rakyat(PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai(BBWS)Cidurian-Cisadane Provinsi Banten Tahun Anggaran 2022 di keluhkan sejumlah Kelompok perkumpulan petani  pengguna air (P3A)penerim manfaat di Kabupaten tangerang

Di ketahui terdapat lebih kurang 40 titik kegiatan pembangunan fisik P3A yang tersebar di beberapa wilayah yang saat ini tengah di kerjakan

Pengerjaan kegiatan tersebut menghabis kan anggaran sebesar Rp 195.000.000.-(seratus sembilan puluh lima juta rupiah) per titik yang bersumber anggaran dari APBN Untuk kesejahtraan petani di kabupaten tangerang.sayang nya di dalam proses penyerapan anggaran nya  di duga kuat menjadi bancakan dan telah di kebiri oleh oknum yang mengatas namakan koordinator.

Hal tersebut di amini oleh beberapa ketua P3A Di Kabupaten Tangerang,
Ketika di temui awak media beberapa waktu yang lalu salah satu ketua kelompok P3A yang tidak ingin di sebutkan nama nya mengatakan bahwa angaran untuk kegiatan P3A yang saat ini tengah di kerjakan itu baru tercairkan sebesar 70% dari total anggaran Rp 195.000.000.- namun beliau menjelaskan bahwa pencairan tahap pertama sebesar 70% tersebut tidak semuanya dapat terserap pada kegiatan karna harus di potong sebesar 45jt untuk aspirasi. “untuk kegiatan baru cair 70% pak itu pun langsung di potong di muka sebesar 45jt jadi ya tinggal  sisanya baru kita gunakan untuk beli bahan material biaya tukang dan lain -lain mangkan nya kita bingun belum lagi fihak fihak yang lain.ujarnya

Di ketahui lebih lanjut pengebirian tersebut yang di duga pula sebagai bentuk upeti yang selanjut nya di berikan dan di kumpul kan oleh koordinator kecamatan berinisial(OP) Untuk selanjut nya di setorkan kepada fihak fihak yang di duga kuat merupakan orang yang sangat berkepentingan di dalam program tersebut,dengan mengatas namakan aspirasi(tidak di jelaskan secara ekspelisit)

Sementara itu (OP)inisial yang coba di konfirmasi awak media melalui via watsapp

minggu 25/09/22 

mengelak tudingan tersebut beliau menyebut kan ketidak tahuan nya akan adanya pengebirian anggaran P3A tersebut.”Saya tidak pernah meminta seperti itu dan saya Tidak tau masalah seperti itu saya Tidak tau apa apa kang,”singkatnya.

 

Akibat pengebirian anggaran tersebut nampak jelas terlihat pengerjaan kegiatan fisik pada saluran irigasi yang di kelola oleh P3A terlihat tidak maksimal dan berkualitas rendah,baik dari sisi ketinggian,ketebalan serta proses pengadukan bahan perekat di dalam plaksanaan kegiatan tersebut.(NURDIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!