DaerahHukum

Proyek Normalisasi Aliran Air Nuansa Sukatani Diduga Bermasalah dan Abaikan K3

7185
×

Proyek Normalisasi Aliran Air Nuansa Sukatani Diduga Bermasalah dan Abaikan K3

Sebarkan artikel ini
Tangerang – Proyek normalisasi aliran air nuansa sukatani yang saat ini tengah di kerjakan menuai sorotan sejumlah masyrakat. Pasalnya proyek tersebut di duga kuat melenceng dari spek dan terdapat ketidak sesuaian pada rancangan anggaran belanja (RAB).
Dugaan akan ke tidak sesuaian tersebut bukanlah tanpa alasan. Pasalnya terlihat para pekerja nampak tidak menggunakan perlengkapan K3 yang tentunya hal tersebut adalah suatu hal yang wajib dan merupakan syarat mutlak dalam melaksanakan sebuah kegiatan pembangunan.
Proyek normalisasi aliran air/Drenase tersebut di ketahui adalah proyek hasil pola pikir (POKIR) yang selanjutnya di laksanakan dan di pertanggung jawabkan oleh Kecamatan Rajeg yang bersumber anggaran dari APBD Kupaten Tsngerang TA. 2022, dengan nilai kontrak Rp.148.650.000.00.
dengan pelaksana kegiatan PT. MECHATRONIC MITRA SOLUSI.
Pada saat proses pengerjasnnya nampak tidak satu pun pekerja yang menggunakan alat pelindung diri (APD) K3 serta di dapati pada badan drainase tersebut batu belah nampak terlihat langsung menempel ke tanah tampa terlebih dahulu di ampari pasir aduk, dan terlihat nampat tidak terdapat pemasangan spatu atau pondasi dasar pada pembangunan drainase itu sendiri.
Sementara itu Yoni selaku Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Rajeg yang di temui di ruangan kerjanya, Kamis (15/09/2022).
Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut ada lah benar merupakan kegiatan dari Kecamatan dan kegiatan tersebut pula  memiliki panjang kurang lebih 200 meter.
“Ia betul kegiatan tersebut adalah merupakan kegiatan dari Kecamatan dan saya sangat berterimakasih atas informasi yang sudah di sampaikan oleh rekan rekan wartawan, tentunya ini bagian dari pada pengawasan masyarakat,”ungkapnya.
Untuk itu, kata Yoni secepatnya pihaknya akan turun ke lokasi kegiatan tersebut dan akan melihat serta meninjau apakah di dalam proses pengerjaannya terdapat hal-hal yang mengarah kepada pengurangan kuantitas atau tidak.
Hingga sampai berita ini di turunkan pihak kontraktor belum dapat di temui dan di konfirmasi untuk pemberitaan lebih lanjut.(NURDIN)
                  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!