
Bungo – Setelah melakukan penyegelan Kantor Rio, kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan aspirasi di kantor Camat Tanah Tumbuh, kemudian pagi ini Kamis (20/1/2022) ratusan warga Dusun (Desa) Koto Jayo, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo dengan menjelajahi puluhan kendaraan roda empat dan diiringi kendaraan roda dua, mereka mendatangi kantor Bupati Bungo.
Kehadiran warga tersebut adalah mendesak Bupati Bungo untuk segera memberhentikan Said Somad sebagai Datuk Rio Dusun Koto Jayo.
Aksi demontrasi yang didominasi para emak-emak tersebut berlangsung damai.
Edi selaku warga Dusun Koto Jayo menambahkan bahwa dari hari Rabu (19/1/2022) warga Dusun Koto Jayo telah melakukan aksi damai dalam menyampaikan aspirasi di kantor Camat Tanah Tumbuh, hari ini berlanjut di halaman kantor Bupati Bungo.
“Dari kemarin kami sudah demo didepan halaman kantor camat tanah tumbuh, hari ini kami demo lagi di kantor Bupati Bungo agar segera memberhentikan Said Somad sebagai Datuk Rio Dusun Koto Jayo,” Katanya.
Lanjur, di depan kantor Bupati Bungo, ratusan masa pun terus bersorak menyuarakan aspirasinya.
“Bupati, turunkan Said Somad dari Rio kami,” teriak masa.
Dalam orasi masa yang dipimpin oleh Taufik menyampaikan, pengalaman dari dusun setempat menuntut Bupati Bungo agar menurunkan Rio dengan alasan sebagai berikut :
1. Duga ,an penyalah guna dana covid
2. Diduga menyalahgunakan dana desa.
3. Pengelolaan Bumdus yang tidak transparan.
4. Kebijakan tidak pro rakyat .
5.penyelewengan dana irigasi
“Empat point ini adalah gambaran besar bagi kami sampaikan. Kami juga sudah menyegel kantor Rio dari Minggu kemarin,” ujarnya.
Dikabarkan, aksi saat ini masih berlangsung, mereka mendapat pengawasan ketat dari personel Polres Bungo. (Abun).
