
Metrodeadline.com
Tanggamus – Penggunaan anggaran Dana Desa tahun 2021, diduga oknum Kepala Pekon Atar Brak, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, Mark up kan anggaran Dana Desa.
Hal tersebut terungkap saat pewarta media ini dapatkan informasi berdasarkan penggunaan anggaran Dana Desa tahun 2021, dan berdasarkan pencocokan data APBdes Pekon Atar Brak yang diduga banyak penyimpangan,” Rabu 08/12/2021.
Anggaran Dana Desa (DD) Pekon Atar Brak,Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus tahun 2021, dan dalam dokumentasi APBdes Atar Brak Pagu anggaran Berjumlah RP. 977.555,000
Realisasi penyaluran Tahap Satu (1)
RP.44.100,000
Tanggal di terima 17 May 2021 dalam bidang.
– Pengadaan /penyelenggaraan pos keamanan Desa ( pembangunan pos,pengawasan pelaksanaan jadwal ronda/patroli
– Pos keamanan Desa Rp. 10.900,000
– Penyelenggaraan pos keamanan Desa Rp 6.300,000
– Penyusunan / pendataan /pemukhtahiran propil Desa( profil kependudukan dan potensi desa) Dokumen profil desa ( profil kependudukan dan potensi desa) Rp. 36.904,100
– Penyelenggaraan Desa Siaga kesehatan/penyelenggaraan Desa siaga kesehatan lain nya.Rp36.500,900
Realisasi penyaluran pada Tahap Dua (2)
– Pengadaan /penyelenggaraan pos keamanan Desa ( pembangunan pos,pengawasan pelaksanaan jadwal ronda/patrili
– Pos keamanan Desa Rp. 10.900,000
– Penyelenggaraan pos keamanan Desa Rp 6.300,000
– Penyusunan / pendataan /pemukhtahiran propil Desa( profil kependudukan dan potensi desa) Dokumen profil desa ( profil kependudukan dan potensi desa) Rp. 36.904,100
– Penyelenggaraan Desa Siaga kesehatan/penyelenggaraan Desa siaga kesehatan lain nya.Rp36.500,900
Menurut penuturan dari masyarakat yang enggan di sebut nama nya, terkait pembangunan pos ronda di tahun 2021 mengatakan,” Gak ada bang mungkin di dusun induk tapi kalau di dusun Dua (2) ini kayak nya gak ada pembangunan bang yang Ada juga pembangunan tahun kemaren – di tahun 2019 gapura dan Siring yg depan musolla,” Tuturnya.
Lanjud masyarakat” Terkait pembangunan Gapura dan Siring di depan musolla itu bang dan pembangunan yang ada di Desa Atar Brak ini kami kurang puas,” Tambahnya.
Ketika team media melanjudkan penelusuran ke dusun Satu (1) masyarakat mengatakan” Gak ada bang kalau soal pos ronda di dusun induk ini, puguh saya juga ini kemaren habis komplen kepada kepala Desa terkait pengaliran air yang ngalir ke rumah – rumah masyarakat dari pembangunan awal tahun kemaren 2020 sampai sekarang 2021 ini belom bisa di nikmati masyarakat, dengan alasan Buk Lurah karna belum serah terima Aset Desa,” Tutur nya.
“Dan terkait air bersih di Desa kami di dusun induk ini, kami di tarik iyuran senilai Rp 400.000 sedangkan masyarakat belum pernah diadakan sosialisasi terkait pamsimas, kalau saya mendengar untuk pipanisasi sudah ada anggaran nya,” Ucapnya sembari kesal dan ketus.
Ketika kepala Pekon “VS” Di mintai tanggapan terkait penggunaan dan penyaluran Dana Desa Atar Brak iya menutur kan,” Memang kami belum serah terima, karena itu program tahun 2020 saya belum menjabat, kemudian pengurus nya juga laporannya belum kami terima.
Kemudian masalah lain-lain ini kan kami belum tutup anggaran, pencairan dana tahap 3 juga belum, jadi belum semua kegiatan terealisasi,” Terang “VS” Kepala Pekon Antar Berak.(Anton)
