Pergelaran Seni Musik Tradisional SMAN 6 Metro 

SMA Negeri 6 Metro sukses menggelar pergelaran seni bidang musik tradisional, Selasa 18 Oktober 2021. Pergelaran ini sangat meriah hadir pada kesempatan ini Kasi Budaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, R. Hari Jayadiningrat, S.Sos., M.M., Ketua Dewan Kesenian Metro, Muadin Efuari, Ketua Komite Sekolah, guru, tendik, dan peserta didik. 

Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 6 Metro, Sunarti, M.Pd menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi Lampung yang sudah memberi kepercayaan kepada SMA Negeri 6 Metro untuk melaksanakan program GSMS ini. 

“Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seniman Syapril Yamin (Rajo Gamolan) yang sudah secara total dengan kesabaran yang tinggi, dalam membina peserta didik hingga akhirnya pembinaan ini berjalan dengan lancar dan tepat waktu dalam pendampingan sampai pada pergelaran saat ini,”ungkapnya.

“Peserta didik juga apresiasi yang luar biasa karena dengan ketekunan, kedisiplinan, dan kepedulian, serta tanggung jawab akhirnya bisa menampilkan pergelaran yang luar biasa. Tak ada yang tidak mungkin jika kita lakukan dengan disiplin yang tinggi dan penuh tanggung jawab,”tambahnya. 

Lebih lanjut, kata Sunarti pergelaran seni ini merupakan hasil pembelajaran para siswa dengan seniman yang telah dibimbing oleh seniman dan asisten seniman selama kurang lebih enam belas kali pertemuan dalam program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS).

“Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) ini merupakan pogram dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam bentuk program seniman memberikan pembelajaran kesenian pada kegiatan  ekstrakurikuler di sekolah,”tuturnya.

Sunarti kembali menyebut, bahwa SMA Negeri 6 Metro mendapatkan program GSMS tahun 2021 ini berupa Seni bidang musik tradisional. 

“Adapun seniman yang membina musik tradisional yaitu Bang Syapril Yamin atau lebih dikenal dengan sebutan Rajo Gamolan dan dibantu oleh asisten seniman, Alan Nugroho, S.Pd. yang juga merupakan guru honorer di SMA Negeri 6 Metro,”jelasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, R. Hari Jayadiningrat, S.Sos., M.M. dalam hal ini mewakili Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung menyampaikan dalam sambutannya  bahwa  Program GSMS ini dilaksanakan agar para peserta didik dapat menyerap secara langsung ilmu pengetahuan, dan keterampilan yang dimiliki seniman. 

“Program ini dilaksanakan dalam rangka menanamkan kecintaan dan wawasan yang lebih luas tentang karya seni budaya sehingga dapat memperkuat karakter para peserta didik,”paparnya.

Sambungnya, pendidikan seni dan budaya menjadi bagian penting dalam menumbuhkan karakter antara lain kepedulian, tanggug jawab, disiplin, kerja keras, gotong royong, keberanian, menghargai dan nilai-nilai keutamaan baik lainnya kepada siswa.

“Program GSMS diharapkan mampu menginspirasi, memenuhi pendidikan anak seutuhnya, untuk membangun iklim sekolah yang menyenangkan, mengasyikkan, mencerdaskan, dan menguatkan. Program GSMS ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan peserta didik tentang seni budaya serta memberikan motivasi untuk berprestasi di bidang seni,”ujarnya.

Selain itu dengan belajar seni diharapkan dapat memperkuat karakter siswa di mana seni diyakini merupakan salah satu pilar penting dalam penguatan karakter bangsa. Masih dalam kesempatan yang sama Ketua Dewan kesenian Metro, Muadin Efuari, sangat terkesan dengan melihat potensi alam yang dimiliki oleh SMA Negeri 6 Metro beserta potensi yang lainnya. Hal ini merupakan potensi yang besar untuk pengembangan SMA Negeri 6 Metro ke depan. Dengan program-program dan inovasi yang bernuansa alam.

Sunarti, M.Pd. lebih lanjut menjelaskan bahwa Sekolah sebagai institusi formal selama ini telah berusaha dan berupaya menjalankan fungsi akademisnya dengan mengembangkan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik secara seimbang.

 Keseimbangan tersebut merupakan hak anak sebagai peserta didik yang memiliki beragam kecerdasan, minat, bakat, sehingga mampu mengembangkan kecerdasannya secara komprehensif dan utuh (holistik).

“Saya berharap setelah ini peserta didik lebih terpacu lagi untuk pengembangan seni  tradisional dan mendesiminasikan kepada rekan-rekan yang tidak mengikuti program ini sebagai upaya menciptakan ekosistem sekolah yang berbudaya. Salam Budaya.(*)

You might also like

error: Content is protected !!