Pemkot Metro Beri Potongan 50 Persen Tarif Sewa Toko Pasar Margorejo

Metrodeadline.com- Polemik mengenai pembayaran tarif sewa di Pasar Margorejo, Metro Selatan menghasilkan titik temu. Pasalnya, pedagang diberikan keringan sebesar 50 persen untuk pembayaran tarif sewa di tahun 2021.

Sekda Kota Metro. Ir. Bangkit Haryo Utomo,  mengatakan, bahwa untuk para pedagang diberikan keringanan pembayaran sebesar 50 persen. Ini karena adanya permohonan keringanan dari pedagang di pasar setempat.

“Sudah sepakat. Untuk pembayaran tahun ini ada pengurangan tarif 50 persen,” terangnya, Kamis (16/9/2021).

Menurutnya, selain adanya pengurangan tarif di tahun ini, para pedagang juga diberikan keringan pembayaran tarif di tahun 2019 dan 2020. Keringanan diberikan berupa dispensasi waktu pembayaran selama 4 tahun kedepan. “Sudah diberi keringanan. Cicilannya kita perpanjang 4 tahun,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagang Kota Metro LM Hutabarat menjelaskan, untuk pembayaran tarif toko tahun 2021 diberi keringanan 50 persen. Namun pembayarannya dibatasi hingga Desember 2021.

“Iya untuk tunggakan tahun ini diberi keringanan 50 persen. Tapi dengan ketentuan pembayaran sampai dengan Desember 2021,” jelasnya.

Sebelumnya, ia mengatakan untuk jumlah pertokoan yang ada di lokasi pasar tersebut sebanyak 25 toko. Namun dari jumlah tersebut 1 diantaranya telah membayar.

“Untuk toko-toko ini ada tunggakan di tahun 2019 dan 2020. Totalnya mencapai Rp91 juta lebih. Sedangkan untuk tahun 2021 sampai sekarang mencapai Rp.15 juta lebih,”ungkapnya.

Menurutnya, tim pemantau tersebut nantinya akan melihat kondisi di lapangan. Tim tersebut akan bertugas sesuai dengan permohonan pedagang.

“Nantinya tim ini yang akan melihat, bagaimana kondisi di lapangan. Kalau untuk yang tahun 2019 dan 2020 ini kan sudah masuk piutang. Sedangkan untuk tahun 2021 bisa dilakukan. Tapi mungkin keringannya jangka waktunya,” urainya.

Diketahui, para pedagang di Pasar Margorejo dan Dinas Perdagangan Kota Metro melakukan pertemuan di lokasi pasar setempat, Rabu (15/9/2021).

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, Leonard Markabul Hutabarat S.H menyampaikan bahwa beberapa waktu yang lalu pihaknya telah mengadakan rapat bersama di Pemkot Metro. Ini untuk membahas terkait permohonan dari pedagang pasar Margorejo yang meminta keringanan pembayaran tunggakan,” katanya.

“Untuk itu kami telah membuatkan tabel angsuran bagi masing-masing pedagang, sesuai dengan tunggakannya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban pedagang Pasar Margorejo Suyatnuri mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Metro yang telah mengabulkan permohonan dari para pedagang. “Kami pedagang pasar Margorejo, legowo dengan keadaan seperti saat ini, dimana Pemkot Metro telah memberikan retribusi yang seringan-ringannya,”jelasnya.

Dirinya menambahkan pihaknya tetap menunggu proses legalitas perda ataupun perwali yang mengatur tentang tarif retribusi pasar.

“Kami berharap dalam Perda ataupun Perwali nantinya ada pembeda, tentang toko di pasar tradisional dengan swalayan ataupun lainnya,”pungkasnya.(*)

You might also like

error: Content is protected !!