BPJS Kesehatan Metro Tingkatkan Kepatuhan FKRTL Lewat Engagement Fakses

BPJS Kesehatan Metro Tingkatkan Kepatuhan FKRTL Lewat Engagement Fakses

Dalam rangka meningkatkan kualitas mutu pelayanan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL), BPJS Kesehatan Cabang Metro melaksanakan kegiatan Engagement Fasilitas Kesehatan Melalui Pemenuhan Indikator Kepatuhan Terhadap Kontrak kepada seluruh FKRTL di wilayah Kota Metro, Senin (14/06).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Metro, Wahyudi Putra Pujianto menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan terhadap kebijakan dan regulasi JKN, serta evaluasi pelaksanaan Program JKN-KIS, termasuk penyelesaian dalam hal terjadi kendala kerja sama FKRTL di wilayah masing-masing.

“BPJS Kesehatan sebagai badan penyelenggara Program JKN-KIS harus memastikan bahwa FKRTL paham dan patuh melaksanakan isi perjanjian kerja sama yang telah disepakati dan ditandatangani,” tutur Wahyudi.

Wahyudi menambahkan bahwa BPJS Kesehatan Cabang Metro akan melakukan evaluasi penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh FKRTL secara berkala. Evaluasi yang dilakukan meliputi indikator antara lain update display tempat tidur, display tindakan medis operatif yang terkoneksi dengan aplikasi Mobile JKN, sistem antrean online, penanganan keluhan di rumah sakit, capaian rekrutmen peserta PRB, serta kepuasan peserta di FKRTL.

“Untuk melihat tingkat kepatuhan seluruh FKRTL, kami akan rutin melakukan evaluasi terhadap pelayanan yang diberikan oleh setiap rumah sakit. Dari hasil yang didapat, nanti akan kami tindaklanjuti untuk perbaikan sebagai upaya meningkatkan kepatuhan mereka,” tambah Wahyudi.

Sementara itu, perwakilan Rumah Sakit Mardi Waluyo, Fery Prima mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi pertemuan yang digelar oleh BPJS Kesehatan. Fery menilai langkah yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan sangat positif untuk meningkatkan kepatuhan fasilitas kesehatan, sehingga secara berkesinambungan dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi peserta JKN-KIS.

“Kami berkomitmen untuk patuh terhadap isi perjanjian kerja sama serta berupaya untuk memenuhi standar mutu fasilitas kesehatan yang telah ditetapkan dan telah disepakati bersama,” ungkap Fery.

Fery berharap komunikasi yang telah berjalan dengan baik selama ini dapat terus berlanjut guna mendapatkan solusi atas kendala yang ada di lapangan, sehingga peserta JKN-KIS dapat terlayani dengan baik. (FR/be)

You might also like

error: Content is protected !!