PC PMII Lampura Soroti Isu Fee Proyek 22 Persen

Lampung Utara – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung Utara (Lampura) menyoroti adanya Fenomena Fee Proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara yang ramai jagad di Media Sosial dan beberapa Media Elektronik dengan pemberitan yang menampilkan isu adanya pembagian kopelan Fee Proyek mencapai 22 persen. PC PMII Lampura sangat menyayangkan jika isu tersebut benar terjadi, Karena PC PMII Lampura mengharapkan hal serupa tidak terjadi lagi pasca OTT Bupati Lampung Utara beberapa waktu yang lalu.
“Kami PC PMII Lampung Utara meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas terkait untuk dapat memberikan klarifikasi secara terbuka kepada masyarakat atas hal tersebut jika mana hal ini tidak benar” Ujar Afat Satria selaku Ketua PC PMII Lampura. Senin (3/5/2021)

Kemudian Afat pun meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk dapat mendalami atas dugaan awal adanya pembagian kopelan dan Fee proyek yang ada di dinas terkait karena hal tersebut tentunya melanggar hukum dan merugikan banyak pihak. Selain itu PC PMII Lampung Utara menambahkan untuk kemajuan Kabupaten Lampjung Utara sulit untuk dicapai jika oknum pejabat masih tidak berubah.
“Pola pikir ini seharusnya di tanam oleh oknum pejabat pemkab jika ingin melihat kabupaten tercinta kita maju kalau tidak ya bakalan begini-begini saja”, Pungkasnya. (aw)

You might also like

error: Content is protected !!