Sosialisasi Pelayanan Pendidikan dan Kebudayaan di Kotabumi Tengah, Budaya dan Seni Asli Harus Dilestarikan

Lampung Utara – Sosialisasi Pelayanan Pendidikan dan Kebudayaan terselenggara di Kelurahan Kotabumi Tengah yang dilaksanakan di Aula Kantor Lurah. Selasa (24/11/2020).

Hadir pada kegiatan tersebut, Camat Kotabumi, Nujum Masya, SE., MM; Lurah Kotabumi Tengah, M. Thoha, SE selaku moderator; Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Utara (Lampura) yang diwakili oleh Kabid Pembinaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan (PTK), Amalia Umnis, S.Pd., MM dan Kabid Kebudayaan, Nani Rahayu; staf kelurahan, perwakilan wali murid, guru, masyarakat sekitar serta undangan lainnya.

Lurah Kotabumi Tengah, M. Thoha, SE melaporkan bahwa telah melaksanakan 2 (Dua) kegiatan dalam realisasi Dana Kelurahan (DK), yaitu Fisik dan Non fisik. Dimana pada kegiatan fisik berupa 4 (empat) titik sumur bor dan perbaikan kantor lurah dengan membangun dapur umur, Kemudian kegiatan non fisik berupa kegiatan pemberdayaan masyarakat, seperti sosialisasi dan pelatihan.
“Kami berharap peserta sosialisasi dapat menyimak dengan baik materi yg disampaikan oleh narasumber sehingga dapat bermanfaat informasi ini nantinya,” Ujar M. Thoha.

Kemudian Camat Kotabumi, Nujum Masya dalam sambutannya kedepannya diharapkan ada pembinaan di sektor kebudayaan dan seni mengingat Kotabumi tengah merupakan salah satu kelurahan yang masih memiliki adat istiadat kental. Selain itu Camat Kotabumi berharap nantinya memiliki sekolah unggulan dalam hal Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
“Semoga materi yang diterima dapat ditularkan bagi masyarakat yang belum sempat hadir, tidak terputus dan berkesinambungan, sehingga materi nanti dapat bermanfaat dengan luas,” Harapnya.

Amalia Umnis selaku Narasumber menyampaikan bahwa pada bulan Januari 2021 akan diselenggarakan Pembelajaran tatap muka, namun hanya diperbolehkan untuk satuan pendidikan yang telah memenuhi daftar periksa, diantaranya adalah ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan, kesiapan menerapkan wajib masker dan memiliki Thermogun,
“Selain itu satuan pendidikan memiliki pemetaan warga dan mendapatkan persetujuan komite sekolah, perwakilan orang tua atau wali murid,” Paparnya

Lanjutnya, Amalia Umnis juga sangat mengapresiasi usulan pak camat dalam hal peningkatan UKS di sekolah.
“Mari senantiasa kita dukung program pemerintah agar menciptakan sekolah yang layak dijadikan unggulan UKS,” Katanya.

Nani Rahayu menambahkan untuk senantiasa menjaga dan melestarikan kebudayaan asli karena hal tersebut merupakan warisan dari nenek moyang untuk membentengi generasi muda agar tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif yang mempengaruhi karakter yang mengacu pada kebudayaan luar.

“Oleh sebab itu, disekolah gencar kita ajarkan kebudayaan pada mata pelajaran muatan lokal, namun mari kita bersama-sama untuk mengajarkan generasi muda untuk menjaga dan melestarikan budaya asli lampung abung pada khususnya,” tukasnya. (*)

You might also like

error: Content is protected !!