
METRODEADLINE.COM – Sebanyak 100 tenaga pendidik PAUD di Kota Metro mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) tentang kebijakan teknis penyelenggaraan PAUD Holistik Interaktif (PAUD HI) di satuan PAUD. Kegiatan dimotori oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro berlangsung selama 11-12 dan 14 November 2020, di LEC Kartika Kota Metro.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Ir. Ria Andari, M. Pd melalui Kepala Bidang PAUD dan PNF Disdikbud Kota Metro, Drs.Irwan mengatakan bahwa, tujuan di adakan Bimbingan Teknis (Bimtek) PAUD HI ini untuk menambah kapasitas kemampuan dari pada tenaga pendidik.
“Jadi agar tenaga pendidik memahami PAUD Holistik integratif, sehingga mereka mampu mengimplementasikan di satuan pendidik”ungkapnya.
Lebih lanjut, Irwan berharap PAUD HI di Kota Metro ini benar-benar terlaksana dengan baik. “Tentu dengan motivasi dan tujuan bahwa anak-anak PAUD di Kota Metro ini menjadi anak yang sehat, cerdas dan berkarakter dan berakhlak mulia,”tuturnya.
Tak hanya itu, lanjut Irwan dalam Bimtek ini pemateri atau narasumber langsung dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini 2020.
“Peserta diharapkan mampu menyerap ilmu selama Bimtek, karna program ini ada beberapa poin yang harus di implementasikan. Keterlibatan keluarga dalam penyelenggaraan PAUD HI dilingkungan keluarga, pengembangan kurikulum yang terintegrasi PAUD HI, peran tugas dalam penyelenggaraan PAUD HI,”jelasnya.
Unsur-unsur yang terlibat, kata Irwan seperti satuan PAUD, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BKKBN, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Polres, Organisasi Mitra, tokoh masyarakat, komunitas, dan orangtua.
“Indikator keberhailan laynan PAUD HI, terpenuhinya kebutuhan anak usia dini, terlindngnya anak dari segala bentuk kekerasan, penelantaran, perlakuan yang salah dan eksploitasi, terselenggaranya playanan secra terintegrasi dan selaras antar lembaga layanan terkait sesuai kondisi wilayah, dan terwujudnya komitmen seluruh unsur terkat yait orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah dan pemerintah daerah,”pungkasnya. (*)
Reporter : Iqbal Kurniawan
