
PONOROGO – Menjaga kelestarian ekosistem ikan di sungai adalah tanggung jawab semua pihak. Hal itu juga dilakukan oleh Petahana yang juga sebagai Calon Bupati (Cabup) Ponorogo, Ipong Muchlissoni yang melakukan kegiatan tabur benih ikan di sepanjang aliran Sungai Dukuh Krajan, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Sabtu (14/11/2020).

Pada kesempatan itu Ipong dan rombongan didampingi para pemuda milineal di lingkungan tersebut serta Kelompok Pembudidayaan Perikanan (Pokdakan) Mina Ngindeng dan masyarakat.
Dihadapan awak media, Ipong juga menjelaskan tujuan kegiatan tersebut yaitu melestarikan ikan yang berada di sungai, danau, waduk, telaga, dan embung-embung desa. “Kami juga menghimbau masyarakat bila ingin menangkap ikan di sungai atau embung-embung desa adalah dengan cara tangkap tradisional, tidak menggunakan setrum maupun bom ikan,” papar Ipong Muchlissoni.
Lebih jelas, Ipong mengatakan bahwa penangkapan ikan tradisional bisa menjaga kelestarian ikan. “Dengan melakukan penangkapan ikan secara tradisional ekosistem ikan di perairan lokal bisa terjaga,” jelasnya.
Pihaknya juga berpesan agar masyarakat selalu menjaga kelestarian lingkungan hidup. “Mari kita jaga kelestarian ikan lokal agar tidak punah karena eksploitasi yang berlebih dengan cara-cara penangkapan ikan dengan setrum, racun, bom ikan yang dapat mematikan ikan termasuk yang kecil, sekaligus mencemari perairan sehingga merusak lingkungan dan ekosistem yang ada,” pesannya. (Muh Nurcholis)
