
metrodeadline.com, – Guna mengurangi air meluap kerumah warga akibar curah hujan lebat. Warga Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur sepakat alokasikan dana sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat Tahun 2020 yang bersumber dari APBN Pemerintah Pusat Rp. 350 juta tahap I untuk membangun delapan titik saluran drainase.
Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Kelurahan Yosorejo, Hendriawan, S.IP,.M.Si mengatakan bahwa, untuk proggres alokasi dana kelurahan di Yosorejo tahap pertama pembangunan fisik sudah terealisasi 100 persen dengan rincian delapn titik pembangunan saluran drainae yang tersebar di sejumlan RW dengan jumlah pagu anggaran Rp. 127.800.000.

“Sedangkan untuk tahap kedua masih dalam proses pengajuan. Dalam hal ini, kita selaku KPA ikut mengawasi jalannya proses pembangunan. Tentunya agar pekerjaan yang di kerjakan oleh masyarakat sacara swakelola mendapatkan hasil dan kwalitas yang bagus sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB),”ungkapnya, Rabu (07/10/2020).
Pria yang juga menjabat Lurah Yosorejo ini memastikan anggaran hibah dikelola kelompok masyarakat (Pokmas) Yosorejo Wawai secara terbuka dan trasparansi terhadap publik.
“Pembangunan fisik drainase di tempel prasasti nama kegiatan, nilai pagu anggaran, lokasi, dan volume. Kritik dan saran dari semua lapisan masyarakat yang membangun kita terima dengan baik, guna mewujudkan pembangunan kearah yang lebih baik,”ujarnya.
Sementra itu, Ketua Pokmas Yosorejo Wawai, Ahmad Sobri, S.Ag menyampaikan secara rinci realisasi pengunaan dana Keluahan tahun 2020 di Yosorejo.
“Adapun delapan realisasi pembangunan drainase di Jalan Kerinci I RW01 panjang volume 18 meter, Jalan Kelinci I RW 02 panjang volume 21 meter, Gang Suka Asih volume 30 meter, Jalan Keratarau panjang volume 67meter, Jalan Way Bunut panjang volume 59 meter, Jalan Batanghari panjang volume 49,5 meter, Jalan Gunung Lawu panjang volume 59 meter, dan Jalan Tengger panjang volume 70 meter,”terangnya.
Sobri menambahakan, proses pembangunan drainase ini melibatkan pamong RW 01 sampai RW09 dan masyarakat sekitar.
“Jadi tenaga kerja kita tidak ambil dari luar, melainkan murni dikerjakan oleh masyarakat Yosorejo. Ini juga sebagai bentuk pemberdyaan mayarakat melalui program sarana prasarana Tahun 2020,”pungkasnya. (*)
- Reporter : Iqbal Kurniawan
- Editor : Fredi Kurniawan Sandi
