Daerah

Lingkungan Kompleks Pertokoan Pasar Kota Sukadana Disorot

6523
×

Lingkungan Kompleks Pertokoan Pasar Kota Sukadana Disorot

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG TIMUR – Kian bertambah Objek yang dijelajahi Group Goes Ibu-ibu Sukadana dan semakin bertambah pula anggota-anggota Goes yang baru tergabung sebulan lalu tepatnya pada September 2020.

Secara rutin setiap petang Group Goes Ibu-ibu Sukadana itu pergi melanglang buana kemana-mana berpetualang mengunjungi setiap lokasi yang terdapat bangunan yang memiliki nilai keindahan yang disertai berbagai latar belakang panorama.

Rombongan anggota Group Goes Ibu-ibu Sukadana mengunjungi kompleks perkantoran kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur.

“Kami, Group Goes Ibu-ibu Sukadana seringkali goes bersama waktu petang, kali ini tujuan kami menelusuri kawasan pusat komplek perkantoran Pemerintah Daerah Lampung Timur,” tutur Henni Kristiani Tarigan kepada metrodeadline pada Kamis, 1 Oktober 2020 kemarin.

“Tempat ini bisa dikatakan nyaman untuk tempat berolahraga, rombongan kami menyempatkan diri untuk berfoto-foto, ber-selfie ria tepat di pelataran Kantor Bupati Lampung Timur.”

“Areanya sangat luas bisa dimanfaatkan untuk bersepeda, kamipun bisa berfoto-foto di bawah patung bangunan Badak. Semoga saja area didepan kantor Bupati ini bisa dimanfaatkan sekedar untuk tempat bersantai.”

Selanjutnya, rombongan emak-emak pesepeda itu nerusin petualangannya ke kompleks pertokoan Pasar Kota Sukadana di Desa Pasar Sukadana.

“Kamipun melanjutkan rute perjalanan ke kompleks pertokoan pasar lama Kota Sukadana, sangat disayangkan jalan di jalur dua tepatnya didepan pasar rusak parah,” kata Sinuraya panggilan keseharian Henni Kristiani Tarigan.

“Mengakibatkan kendaraan berebut ngambil jalur berlawanan, karena hanya menghindari jalanan jelek berlubang dan ini sangat berbahaya, secara pribadi saya bingung, ingin bertanya tapi tidak tahu harus kemana dan kepada siapa.”

“Apakah jalan ini tidak direncanakan untuk diperbaiki Pemda setempat, apakah tidak berusaha untuk mencari solusi, akankah tetap dibiarkan seperti ini terus menerus berlarut-larut,” urai anggota Bhayangkari Mako Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Lampung Timur itu.

“Sebenarnya banyak yang ingin saya pertanyakan, tapi tidak tahu siapa nanti yang akan menjawab setiap pertanyaan-pertanyaan saya selaku warga Kabupaten Lampung Timur ini.”

Rute perjalanan rombongan pada petang itu berakhir disebuah bangunan yaitu patung tugu Pahlawan Kolonel Arifin RI pejuang kemerdekaan Lampung Timur berasal dari Sukadana.

“Saat finish kamipun berakhir di bawah bangunan patung Kolonel Arifin, inipun sangat kami sayangkan, sama saja halnya dengan jalan didepannya inipun sekarang sudah rusak,” terang ibu dari 2 orang anak itu.

“Sepertinya, belum lama ruas jalan ini diperbaiki, apakah tidak ada standar pembangunan yang lebih baik, kenapa para tender-tender seperti ini bisa sehingga diloloskan.”

“Sebenarnya, area yang dekat disekitar tugu Pahlawan ini juga sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh para pedagang-pedagang kecil, untuk tempat berjualan di waktu petang.”

“Tempat ini bisa lebih dikembangkan sehingga menjadi pilihan keluarga, anak-anak, remaja atau muda-mudi nongkrong nyantai, tertawa, bersuka ria ataupun bersenda gurau,” tutupnya.

(Ropian Kunang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!