Daerah

Rusak Lagi, Traffic Light Tak Berfungsi Khawatir Menelan Korban

1799
×

Rusak Lagi, Traffic Light Tak Berfungsi Khawatir Menelan Korban

Sebarkan artikel ini
Photo : kondisi traffic light diperempatan jalan lintas pantai timur Desa Mataram Marga Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur dibidik pada Selasa, 22 September 2020 pukul 19.40 WIB malam. (Dok. : rk/ metro deadline)

LAMPUNG TIMUR – Kini kembali traffic light rusak lagi sehingga tak berfungsi, sementara masyarakat dilingkungan sekitar lokasi berdirinya traffic light merasakan was-was.

Terutama disaat melihat kendaraan roda dua dan roda empat ataupun lebih melintas yang berasal dari empat arah berlawanan, selalu muncul perasaan khawatir terjadi lakalantas.

“Lampu merahnya rusak lagi, dulu pernah kita komentari, nggak lama langsung diperbaiki, coba tolong dibantu bagaimana caranya supaya cepat diperbaiki,” keluh Veto Sanjaya kepada metrodeadline.com pada Selasa, 22 September 2020 pukul 13.30 saat menghadiri acara resepsi pernikahan Adi Surya,SH dan Sri Handayani,S.,Kom yang hanya berjarak sekitar 100 meteran dari lokasi traffic light itu.

Veto merasakan heran traffic light tak awet, dirinya merasakan khawatir terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas), mengingat jalin pantim merupakan akses ruas badan jalan nasional.

“Kenapa jadi nggak awet lampu merahnya, kita jadi merasa hawatir takut terjadi kecelakaan, liat mobil motor seliweran ngebut-ngebut apalagi ini jalan lintas nasional, sedangkan pengemudi mungkin ngeburu waktu,” kata Veto.

Sebelumnya diberitakan, Traffic Light atau Lampu Merah yang terletak diperempatan jalan lintas pantai timur (Jalin pantim) Desa Mataram Marga Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur kini dalam kondisi tidak berfungsi alias mati.

Sehingga kendaraan yang berlalu lalang melintas tak beraturan bahkan nyaris saling bersenggolan atau bertabrakan.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah unsur elemen masyarakat Lampung Timur, utamanya pengurus dan anggota Organisasi Kemasyarakatan Laskar Merah Putih Markas Cabang Lampung Timur.

Ketika sedang melaksanakan kegiatan sosial penggalangan dana peduli korban tsunami dan erupsi Gunung Krakatau Propinsi Lampung dan Propinsi Banten.

“Traffic Light ini seharusnya di kontrol oleh pihak Dinas Perhubungan, apalagi disaat menjelang hari libur nasional, seperti menyambut hari Natal dan pergantian tahun”,Kata Amir Faisol Ketua Markas
Cabang Laskar Merah Putih Kabupaten Lampung Timur pada Selasa, 1 Januari 2019 lalu saat memantau kegiatan penggalangan dana.

Keluhan atas tak berfungsinya traffic light tersebut juga diutarakan oleh Veto Sanjaya warga Desa Mataram Marga.

“Saya khawatir terjadi korban kecelakaan, lampu dalam keadaan hidup saja sering terjadi saling serobot dan kecelakaan”, keluh Veto.

Atas nama elemen lapisan masyarakat Lampung Timur, ia mengharap Kementerian Perhubungan melakukan pemeliharaan dan perawatan baik secara rutin maupun berkala sebab keberadaan traffic light yang terletak di ruas badan jalan lintas pantai timur (Jalin Pantim) yang merupakan jalan Nasional.

“Saya harap Dirjen Kementerian Perhubungan Darat rutin melakukan perbaikan agar supaya traffic light selalu hidup”, harap Veto.

Seluruh elemen lapisan warga masyarakat atau stakeholder Desa Mataram Marga Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur merasa puas dikarenakan traffic light atau lampu merah yang terletak di perempatan Jalan Lintas Pantai Timur Desa Mataram Marga Kecamatan Sukadana kini kembali aktif berfungsi dengan normal.

Tampak kendaraan yang melintas berlalu lalang di traffic light tersebut mulai berjalan dengan tertib dan rapih serta teratur.

Dalam hal ini meringankan tugas Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resort (Polres) Lampung Timur (Lamtim) dengan tidak lagi perlu turun tangan mengatur lajunya kendaraan yang berlalu lalang.

“Nah … sekarang kendaraan sudah mulai tertib tidak acak – acakan lagi seperti waktu lampu merah mati sebab lampu merah sudah hidup sekitar dua hari yang lewat”,Kata Ferry Fadli (30) warga Jalan Laskar A. Bastian Desa Pasar Sukadana Kecamatan Sukadana pada 16 Januari 2019 yang rutin melintas baik keperluan pribadi maupun pergi dan sepulang dari melaksanakan tugas di Kesatuan Polisi Pamong Praja Bandar Lampung.

(Ropian Kunang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!