
Metrodeadline.com,– Ketua DPRD Kota Metro Tondi Muammar Ghadaffi N., S.T, menghadiri peletakan batu pertma pembangunan rumah produksi abon lele oseri, di Jl Letjen Suprapto, Kelurahan Margodadi, Metro Selatan, Kamis (06/08/2020).
Dalam keempatan tersebut, Tondi menyambut baik atas bantuan pusat yang guyurkan ke Kota Metro untuk pengembangan rumah prouksi abon lele oseri.
“Saya berharap kedua KSM (Kelompok Swdaya Masyarakat) yang menglola agar komitmen untuk mengembagkan, agar bisa berkembng maju,”ungkapnya.
Sementara itu, Walikota Metro H. Achmad Pairin, S. Sos secara simbolos meletakan batu pertama pembangunan rumah produksi Abon Lele Oseri yang di saksikan sejmlah forkompinda dan masyarakat. Dengan pembangunan rumah produksi dan pasar khusus ini dapat bermanfaat, sehingga proses produksi Abon Lele Oseri yang telah bejalan selama ini bisa lebih maksimal.
“Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, yang telah memberikan bantuan kepada kami. Mudah-mudahan nantinya bisa menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran. Saat ini angka pengangguran di Kota Metro mencapai 5,11% dan angka kemiskinan di Kota Metro sebanyak 8,68%,” kata Pairin.
Lanjutnya, Walikota Metro juga berharap dengan adanya kegiatan ini, semoga produk Abon Lele Oseri bisa bertambah. “Sehingga masyarakat sekitar juga dapat berpartisipasi dengan ternak lele, dengan begitu mampu menekan angka kemiskinan,” ujarnya.
Sementara perwakilan dari Balai PPW Lampung Fajar Simanjuntak, mengatakan Program Kotaku merupakan program nasional, yang merupakan mendukung program padat karya yang khususnya kepada daerah berkawasan kumuh. Sehingga kegiatan ini mampu mengurangi kawasan kumuh di daerah kota tersebut, sehingga menambah lapangan kerja.
“Selain itu, kegiatan ini dilaksanakan di daerah desa dan kelurahan, sehingga secara langsung memberikan dampak kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah. Kemudian di Lampung sendiri daerah yang mendapat bantuan sebanyak 3 kelurahan, diantaranya 2 kelurahan di Kabu,”tuturnya.
Sementara, Koordinator Kelurahan Margodadi Sri Wahyuni menuturkan bahwa, bantuan ini senilai 1 miliar yang sudah ditransfer sebanyak LKM 70% dan sudah disalurkan ke 2 KSM yaitu KSM Bintang dan KSM Bulan. (*)
