
LAMPUNG TIMUR – Keluhan AR warga Kecamatan Way Bungur terhadap Pimpinan tempat Praktik Mandiri Bidan berinisial, Si pada, 15/7/2020 diduga menolak melayani imunisasi atas ASA (14 H) anaknya yang baru lahir pada, 9/7/2020 lantaran AA istrinya tidak melahirkan ditempat praktik mandiri bidan, Si.
Dimana, AA istri AR dirujuk pimpinan tempat praktik mandiri bidan di Kecamatan Purbolinggo berinisial, Mu yang diduga mendapat uang fee dari bagi hasil biaya operasi bedah AA disalah satu tempat persalinan swasta di Metro.
Begitu pula dengan bangunan fisik tempat praktik mandiri bidan Mu di Kecamatan Purbolinggo yang tidak terpisah melainkan bergabung menjadi satu dengan rumah tempat tinggal SR adiknya.
Menyikapi hal itu, dr. Nanag Salman Saleh Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur langsung menghubungi Supratman Korwil UPTD Kesehatan Puskesmas Way Bungur.
“Saya sudah telpon pak Supratman, menurut beliau tampaknya Tuan AR salah paham dengan bidan Si, tapi terimakasih info ini,” kata Nanang panggilan Nanang Salman Saleh pada Selasa, 21/7/2020 pukul 21.49 WIB.
Persoalan tersebut akan dilacak lebih lanjut oleh Nanang dan meminta Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Lamtim sekaligus Kasi Promosi Kesehatan (Promkes) dan Kasi Kesehatan Keluarga (Kesga) Dinas Kesehatan setempat.
“Saya mau lacak lebih lanjut dan minta Ketua IBI serta Kasi Kesga menelusuri info ini lebih lanjut. Termasuk kondisi tempat praktek bidan tersebut sesuai aturan ataukah tidak?,” Tegas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur.
Sehingga dapat memacu pembenahan pelayanan Kebidanan di Lamtim dan pelayanan kesehatan pada umumnya.
“Semoga info ini bisa memacu perbaikan pelayanan kebidanan di Lamtim dan pelayanan kesehatan pada umumnya, terima kasih,” pungkasnya.
Begitu juga dengan Koordinator Wilayah (Korwil) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesehatan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Purbolinggo, Mulyono akan melakukan pengecekan ditempat praktik mandiri bidan (PMB) berinisial, Mu.
“Ya, terimakasih informasinya, kami akan cek,” kata Mulyono pada Selasa, 21/7/2020 pukul 17.42 WIB
Dilain pihak, Korwil UPTD Puskesmas Tambah Subur Kecamatan Way Bungur, Supratman yang juga terlebih dahulu menindaklanjuti dengan memberikan pembinaan terhadap pimpinan tempat praktik mandiri bidan, Si agar kedepan memberikan pelayanan kesehatan maksimal.
“Sudah kami tindaklanjuti, Insyaallah kedepannya pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di Taman Negeri akan maksimal,” kata Supratman pada Selasa, 21/7/2020 pukul 19.07 WIB melalui aplikasi WhatsApp.
Sebelumnya telah diberitakan berjudul,
Setwil NGO-JPK Lamtim-Metro : Bayi Itu Harapan Bangsa, Bangunan TPMB Harus Terpisah.
(Ropian Kunang/Yani)
