Daerah

ADA APA DENGAN ULP KABUPATEN LAMTENG?

11084
×

ADA APA DENGAN ULP KABUPATEN LAMTENG?

Sebarkan artikel ini

Lampung Tengah – Ketidak hadiran para pegawai (panitia/pokja) di kantor ULP pada saat evakuasi pembuktian berkas menjadi sorotan para kontraktor yang berada di Lamteng.

 Eky Ulul AmMar kontraktor muda asal Lamteng yang aktif juga di berbagai organisasi kini angkat bicara.

Menurut Eky, pelaksanaan lelang atau tender di Lampung Tengah yang di gadang-gadang memilih tender secara terbuka ternyata hanya sebatas lips service saja.

“Fakta di lapangan berbanding terbalik dengan kata-kata yang selama ini di sampaikan di publik (media online).
Ada beberapa fakta kalau tender di Lampung Tengah tidak dilaksanakan secara terbuka,”ungkapnya, Selasa (21/07/2020).

Ketidak hadiran Pokja ULP di Kantor, baik ketua maupun anggotanya bahkan ahir-ahir ini ketua ULP (Kabag LPBJ) tidak pernah menampakan batang hidungnya di kantor. Hal ini menyulitkan rekanan atau calon penyedia meminta informasi terkait tender atau lelang. 

Lebih lanjut,  kata Eky Ukul Ammar kegiatan lelang atau tender setelah tanggal 18 Juni 2020 untuk pekerjaan konstruksi harus berpedoman pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. 

“Harus berpedoman dengan peraturan menteri pekerjaan umum dan perumahaa rakyat Republik Idonesia Nomor 14 Tahun 2020 Tentang Standar Dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi. Namun demikian dalam pelaksanaannya Pokja tidak menghiraukan aturan tersebut, dan bahkan syarat-syarat lelang yang di buat para panitia atau pokja sangat rumit seperti sengaja ditambahkan untuk menjegal rekanan yang tidak sesuai dengan arahan,”jelasnya. 

Berlanjut, dalam hal pembuktian kualifikasi, seharusnya dalam hal penyesuaian adaptasi New Normal pelaksanaanya harus hadir di kantor, tetapi pokja malah berencana menggunakan metode daring dengan menggunakan aplikasi video call Zoom.

“Padahal beberapa instansi pemerintah sudah melarang aplikasi tersebut dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan resmi di Instansi pemerintah.

Selain itu juga sudah ada beberapa kabupaten yang melalukan pembuktian kualifikasi secara langsung (tatap muka) seperti contoh kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Lampung Selatan,”pungkasnya.( Rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!