Uncategorized

Harapkan Pembangunan JTR, Manajer ULP PT.PLN Rayon Sukadana : Segera Kami Kroscek

1010
×

Harapkan Pembangunan JTR, Manajer ULP PT.PLN Rayon Sukadana : Segera Kami Kroscek

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG TIMUR – Menyikapi tentang harapan masyarakat Dusun 004 Desa Taman Bogo Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur pelanggan eks KLP SSM Purworejo, Kota Gajah, Lampung Tengah, Manajer Unit Layanan Pelanggan PT. PLN Rayon Sukadana berprinsip selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan.

Untuk itu, Manajer ULP PT. PLN Rayon Sukadana, Kadarisman dalam waktu dekat segera melakukan kroscek ke lokasi eks pelanggan KLP SSM dan menindaklanjuti dengan merealisasikan pembangunan JTR.

“Pada prinsipnya PLN selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan,” kata Kadarisman pada Sabtu, 18/7/2020 jam 06.20 WIB melalui aplikasi WhatsApp.

Apabila terdapat JTR ULP PT. PLN Rayon Sukadana mengalami kerusakan maka pihaknya segera memperbaiki.

“Bila ada jaringan yang mengalami kerusakan akan segera diperbaiki,” terang Manajer ULP PT. PLN Rayon Sukadana.

Layanan pengaduan pelanggan terkait kualitas tegangan segera ditindaklanjuti dengan mekanisme yang tersedia.

“Untuk pengaduan pelanggan terkait kualitas tegangan segera ditindak lanjuti
dengan mekanisme yang ada di PLN,” jelas Manajer ULP PT. PLN Rayon Sukadana ke sembilan itu.

Dengan melakukan survey maka dapat ditentukan kebutuhan material dan evaluasi kelayakan.

“Tentunya dengan survey dan menentukan kebutuhan material serta evaluasi kelayakan,” urai Kadarisman.

Kadarisman Manajer ULP PT. PLN Rayon Sukadana menegaskan pihaknya akan segera kroscek dan menindaklanjuti.

“Diatas sudah disampaikan, terimakasih infonya segera kami kroschek dan tindaklanjuti,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Pembangunan jaringan tegangan rendah (JTR) PT. Perusahaan Listrik Negara aau PT. PLN (Persero) diharapkan oleh masyarakat khususnya warga di Dusun 004 Taman Bogo Purbolinggo Lampung Timur dan sekitar.

Umumnya dialami sebagian masyarakat pelanggan eks Koperasi Listrik Perdesaan Sinar Siwo Migo (KLP SSM) tersebar di Kabupaten Lampung Timur, Lampung Tengah dan Kota Metro.

Sebelumnya, yang terdata sebanyak 72 ribu konsumen yang dilayani Koperasi Listrik Perdesaan Sinar Siwo Migo (KLP SSM) yang berpusat Desa Purworejo Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah.

Namun sejak dilaksanakan migrasi, peralihan dari KLP SSM ke jaringan PT. PLN (Persero) pada Mei 2011 akibat byarpet tak layak operasi akan tetapi hingga kini pembangunan JTR PT.PLN belum seluruhnya merata.

“Tiang (Kayu gelam KLP SSM) dulu ketimpa kayu karena ada yang nebang, katanya sudah musyawarah mau diganti, tapi nyatanya belum sampai sekarang,” ungkap istri Purwito pada Jum’at, 17/7/2020 pukul 13.30 WIB.

Berhubung pembangunan JTR PT.PLN belum menyeluruh, hanya menggunakan sambungan dari rumah kerumah berasal dari JTR PT. PLN yang berjarak ratusan meter dari jalan utama.

“Padahal sudah beralih ke PLN, tiang PLN dipasang didepan sebrang jalan (utama) sana, jadi (pakai jaringan PLN) dari rumah kerumah,” imbuhnya.

Sementara, pada saat akan dimintai keterangan Kepala Desa Taman Bogo Kecamatan Purbolinggo, Agus Nuryadi pergi ke kebun jagung, sedangkan Dwi istrinya tak hafal dengan nomor handphone (HP) sang suami.

“Pak Lurah nggak ada dirumah, pulang tadi langsung nengok taneman jagung, nomernya (HP) nggak hapal,” tutur Dwi istri Agus Nuryadi Kepala Desa Taman Bogo pada pukul 14.30 WIB dirumah.

Menurut Dwi, yang belum terdapat JTR PT.PLN berada disekitar lingkungan Dusun 004 Desa setempat.

“Memangnya ada apa ya, (ingin minta komentar di sekitar eks BI belum ada jaringan PLN) kalau disana itu Dusun empat,” terangnya.

Camat Kecamatan Purbolinggo, Aqih Sunaryo mengatakan tak menguasai data eks pelanggan KLP SSM apalagi pembangunan jaringan PT. PLN.

“Maaf, saya nggak menguasai data eks KLP ke PLN begitu juga dengan pembangunan jaringannya,” kata Aqih Sunaryo pada pukul 19.45 WIB melalui sambungan telepon selulernya.

Menurutnya, PT. PLN (Persero) harus merealisasikan pembangunan JTR sesuai perjanjian saat peralihan.

“Kalau memang PLN harus membangun jaringan sesuai isi komitmen peralihan, ya itu harus dibangun seperti harapan masyarakat,” tegas Camat Purbolinggo.

Migrasi 72 ribu pelanggan KLP SSM pada Mei 2011 ke PT. PLN (Persero) badan usaha milik negara (BUMN) yang mengurusi semua aspek kelistrikan di seluruh Indonesia. (Ropian Kunang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!