
METRO – Sebanyak 29 dari 32 anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kota Metro menjalani rapid test, Senin, (06/07/2020).Hal ini dilakukan sebagai syarat sehat peserta untuk melakukan latihan.
“Hari ini kita melakukan rapid test untuk 29 anggota paskibraka, ada tiga peserta yang tidak hadir karena sedang mengikuti pelatda di SMANO ,” kata Kabid Kepemudaan Dinas Pariwisata, kepemudaan dan Olahraga (Disporapar) Kota Metro, Anang Zainuddin.
pelatihannya berbeda, peserta wajib mengikuti protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan latihan dengan jarak 1,5 meter,” tambahnya.
Dia mengatakan, bagi tiga peserta yang belum melakukan rapid test, mereka akan melakukan rapid test susulan dengan datang ke Dinas Kesehatan. Jika dari rapid test tiga peserta tersebut ada yang positif maka peserta akan digugurkan.
“Dari 29 peserta yang sudah melakukan rapid test hasilnya nonreaktif, tinggal tiga peserta lagi yang belum melakukan rapid test. Jika ada yang positif otomatis peserta akan digugurkan dan akan digantikan, untuk penggantinya kita melibatkan peserta Paskibraka tahun lalu,” ungkapnya.
Sementara itu Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Tenaga Kesehatan Kota Metro, dr. Ridho Akbar membenarkan adanya hal tersebut. Dia mengatakan bahwa seluruh peserta yang dirapid test hasilnya nonreaktif.
“Untuk hasilnya semuanya nonreaktif, untuk biaya pelaksanaan rapid test ini dibiayai Pemkot Metro dari persediaan rapid test yang sudah disiapkan,” kata dia.(*)
