
Metrodeadline, Lampung Utara – Salah satu protokol kesehatan dalam penanganan penyebaran wabah virus corona adalah skrining dan anamnesa sebelum memasuki suatu wilayah atau lokasi tertentu.
Skrining dan anamnesa covid-19 merupakan suatu kegiatan pemeriksaan secara fisik dan wawancara singkat untuk mengetahui gejala umum dan riwayat perjalanan pada orang yang akan memasuki wilayah.
Hal tersebut juga dilakukan oleh Rumah Sakit Daerah (RSD) HM. Mayjend Ryacudu, Kotabumi terhadap pengunjung maupun tenaga medis.
dr. Syah Indra Husada, Sp.OG menyampaikan bahwa hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona di RSD. HM. Ryacudu Kotabumi. Jum’at (03/06/2020).
“Pelayanan skrining dan anamnesa yang kami terapkan adalah salah satu upaya dalam mendukung program pemerintah untuk antisipasi penyebaran wabah covid-19 di Lampung Utara,”jelasnya.
Selain itu, PLT. Direktur RSD. HM. Ryacudu juga menjelaskan bahwa pada New Normal saat ini pihaknya akan kembali melakukan pelayanan setiap hari dan di evaluasi setelah 1 (satu) bulan.
Hal ini dilakukan setelah adanya pembatasan jadwal Dokter Spesialis di masa awal wabah pandemi.
“Demi kepentingan dan menyelamatkan petugas kesehatan dari wabah covid-19 dan menghemat Alat Perlindungan Diri (APD) yang memerlukan biaya sangat besar,” Paparnya.
Dr. Syah Indra Husada, Sp.OG berharap bahwa pelayanan setiap hari yang diberlakukan pada bulan Juli 2020 ini akan berjalan dengan baik dan tidak ada tenaga kesehatan yang bekerja terpapar covid-19.
“Kita terapkan bulan juli ini dulu dan semoga pelayanan untuk masyarakat bisa lebih baik lagi,” Pungkasnya. (AW)
