Lampung

Sosialisasi 4 Pilar, I Komang Koheri : Kita Berbeda Namun Tetap Satu

83092
×

Sosialisasi 4 Pilar, I Komang Koheri : Kita Berbeda Namun Tetap Satu

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG – Untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai empat pilar kebangsaan kepada masyarahkat dengan harapan semakin pentingnya untuk menguatkan keutuhan NKRI dalam berbangsa dan bernegara. Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan I Komang Koheri, S.E, dari Dapil Lampung hadir ditengah-tengah masyarakat, Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur, Provinsi Lampung, Jumat (19/6).

Hadirnya I Komang Koheri, guna mensosialisasi Empat Pilar MPR-RI Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Hal itu disampaikannya saat melaksanakan sosialisasi 4 pilar kebangsaan di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Lampung Timur.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menerapkan protokol Covid 19 bagi peserta dengan cuci tangan, pakai masker, cek suhu badan dan jaga jarak.

“Kita harus patuh dengan protokol Covid 19 di era new normal ini,” ujar Komang Koheri, Jum’at (19/06).

PDI Perjuangan menginstruksikan kepada semua kader ikut mensosialisasikan tentang protokol Covid 19. Warga tidak boleh meremehkan Covid 19, karena wabah ini nyata dan belum ditemukan vaksin atau obatnya.

“Jadi vaksinnya apa, adalah kita menerapkan protokol Covid 19 dengan rajin cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” paparnya.

I Komang Koheri mengatakan bahwa kunjungannya ke Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur ini, murni merupakan upayanya untuk memberikan sosialisasi terkait Empat Pilar MPR RI.

“Sosialisasi empat pilar MPR-RI ini merupakan wujud rasa nasionalis yang harus kita pupuk, dimana pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NKRI 1945 Sebagai konstitusi negara, ketetapan MPR NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara,” ujar I Komang Koheri.

I Komang Koheri menjelaskan bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan majemuk. Terdiri atas berbagai suku, bahasa, budaya, agama, dan adat istiadat. Kemajemukan ini merupakan kekayaan, tapi sekaligus menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia.

“Dalam menghadapi tantangan ini diperlukan kebersamaan dan persatuan, untuk menghadapi dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa serta bernegara. Baik yang datang dari dalam maupun dari luar negeri,” katanya.

Menurutnya, bahwa Kebhinnekaan juga merupakan kekayaan Indonesia yang harus diakui, diterima dan dihormati. Untuk itu, kemajemukan harus dipelihara serta di pertahankan. Terlebih, terus dikembangkan.

Masih dikatakannya, bahwa keberagaman ini terwujud dalam Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi perekat dan pengikat kerukunan.

“Pancasila sebagai ideologi negara harus dipahami bersama secara terbuka dengan wacana dan dialog dalam masyarakat. Kami berharap sosialisasi empat Pilar kepada masyarakat  akan menjadi corong ataupun perpanjangan mulut pemerintah dalam membina kehidupan berbangsa yang rukun dalam kerangka NKRI dan berdasar negara Pancasila. Terutama, generasi muda sebagai penerus bangsa untuk secara sadar memahami Pancasila dan UUD 45,” harap I Komang Koheri. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!