
LAMPUNG TENGAH – Dinas Koperasi dan UKM Lampung Tengah mengakui belum siap dalam menyalurkan dana Rp. 30 milyar untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di kabupaten setempat. Pasalnya, Dinas tersebut belum mengetahui seperti apa sistem dan UMKM mana yang berhak menerima bantuan modal.
Kadis Koperasi dan UKM Lampung Tengah Mahmuri mengatakan bahwa saat ini dirinya masih mendata UMKM mana saja yang berhak menerima bantuan modal UMKM terlebih yang terdampak Covid-19. “Kami masih mendata. Tapi, hingga saat ini kami belum mengetahui sistem penyalurannya seperti apa,” ujarnya.
Selain itu, dirinya juga masih membuat persyaratan bagi UMKM yang berhak menerima bantuan modal dari anggaran Rp. 30 miliar tersebut.
“Saat ini kami masih buat syarat bagi pelaku UMKM yang berhak menerima bantuan modal tersebut. Mudah-mudahan bisa cepat selesai,” katanya. (red)
