Komisi I DPRD Metro Minta Perusahaan Mentel Respon Keluhan Warga

DPRD KOTA METRO


METRODEADLINE.COM– Komisi I DPRD Kota Metro meminta pihak perusahaan untuk memperhatikan dampak berdirinya menara telekomunikasi (Mentel) di wilayah Kelurahan Hadimulyo Timur. Ini terutama keluhkan warga mengenai mentel tersebut.

“Intinya dibicarakan bersama. Jangan sampai ada yang merasa dirugikan. Apalagi ada aturan terkait CSR. Jadi pihak-pihak terkait harus duduk bersama. Langkah dengar pendapat itu sudah tepat,” ujar Ketua Komisi I Basuki DPRD Kota Metro, Senin (17/2/2020).

Ia mengatakan, terkait CSR atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan telah diamanatkan dalam Pasal 74 ayat (4) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Diakui Basuki, Kota Metro menyambut investasi dan terbuka bagi pihak manapun. Namun, perusahaan juga harus memerhatikan lingkungan sekitar. “Intinya selaras dan ada timbal balik yang seimbang,”ujarnya.

Diketahui, sejumlah warga di RT 24, RW09, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat mendatangi Kantor Pemerintah setempat. Itu dilakukan atas tuntutan warga yang mengaku dirugikan dengan keberadaan Menera Telekomonukasi (Mentel) di wilayah tersebut.

“Selama ini keberadaan menara oni merugikan warga. Apalagi saat musim hujan dan saat ada petir, perabot rumah rusak. Tapi selama berdiri ini tidak ada kontribusi penggantian akibat kerugikan kami,” ujar Nasri mewakili warga usai melakukan rapat dengar pendapat (Hearing) bersama pemkot dan pihak perusahaan mentel di Operation Room (OR) Pemkot Metro.

Karenanya ia berharap dengan keluhan tersebut dapat direspon dan diakomodir oleh pihak perusahaan. Ini terutama mengenai gangguan yang dialami warga dapat diminimalisir.

“Kami juga berharap jika ada komplen bisa diakomodir, kemudian setidaknya ada kontribusi untuk warga,” ungkapnya. (*)

You might also like

error: Content is protected !!