Tidak Siap Menangani DBD, Pemkab Lamteng Mendapat Teguran Keras Wakil Ketua I DPRD

Lampung Tengah

Wakil Ketua I DPRD Lamteng Yulius Heri Susanto

LAMPUNG TENGAH – Ketidaksiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah (Lamteng), dalam menangani kasus DBD di wilayahnya. Mendapat teguran langsung dari Wakil Ketua I DPRD Lamteng Yulius Heri Susanto.

Saat meninjau warga Kampung Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha, Lamteng, di RSUD.

Pihaknya menegaskan bahwa Pemkab Lamteng harus mempersiapkan diri sejak jauh hari. Pasalnya, kejadian ini terjadi setiap tahun dan terulang di daerah yang memiliki endemik nyamuk DBD.

Yulius Heri sapaan akbrabnya, menjelaskan bahwa 8 (delapan) alat fogging yang bisa dioperasikan di wilayah Lamteng, sangat tidak memenuhi kebutuhan disetiap kecamatan. ” Kalau alat fogging cuman segitu. Terus, bagaimana mau tanggap darurat jika peralatan tidak menunjang,” ujarnya.

Yulius Heri menyarankan agar Dinas terkait menganggarkan alat fogging setiap tahunnya. Sebab, alat ini mudah mengalami kerusakan dan tidak bisa dibetulkan kembali.

“Setiap Puskes di kecamatan itu minimal memiliki dua alat fogging karna ini menyangkut nyawa. Kalau tidak kita fikirkan, pastinya kita tidak siap dan ditakutkan ada korban jiwa,” tegasnya.

Masih dikatakannya, Pemkab Lamteng juga harus menyiapkan SDM untuk mengoprasikan alat fogging. Karena tidak sembarang orang bisa mengoprasikannya.

“Saya juga berharap kepada Kadis Kesehatan (Kadiskes) Lamteng, untuk memiliki inovasi memberikan program kepada masyarakat yang benar-benar bermanfaat. Agar kesehatan warga Lamteng dapat terjamin,” pungkasnya. (red)

You might also like

error: Content is protected !!