Lampung

Tidak Peduli Kondisi Tingkat Kampung, Kakam Ramayana Kritik Masa Kepemimpinan Loekman 

1146
×

Tidak Peduli Kondisi Tingkat Kampung, Kakam Ramayana Kritik Masa Kepemimpinan Loekman 

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG TENGAH – Kampung Ramayana, Kecamatan Seputihraman, Lampung Tengah (Lamteng), merupakan salah satu kampung yang tertinggal. Sehingga, perlu perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamteng.

Akan tetapi, Pemkab Lamteng enggan memberikan perhatian tersebut. Meski masyarakat Kampung Ramayana telah menjalankan program yang dibuat oleh pemerintah setempat salah satunya gotongroyong.

Selain letak Kampung Ramayana yang kurang strategis. Banyaknya jalan kabupaten yang rusak, pupuk yang sulit, kekeringan dan masih banyak lagi, menjadi hal yang utama kampung tersebut menjadi kampung tertinggal.

Kakam Ramayana I Made Mertayasa mengatakan masyarakat wilayah ini sebagian besar berprofesi sebagai petani. Apabila musim paceklik seperti ini masyarakat Kampung Ramayana manjadi miskin.

“Sekarang kan lagi musim paceklik karena kemarau. Dimana masyarakat di wilayah saya lagi miskin dan perekonomian lumpuh,” kata Mertayasa sapaan akrab Kakam Ramayana.

Mertayasa menjelaskan pihaknya menyayangkan di kepemimpinan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto. Dimana tidak ada perubahan atau program dibuatnya yang bisa membantu masyarakat.

“Saya ingin Pemkab Lamteng memperhatikan Kampung Ramayana. Dimana ada kendala paling utama disini yaitu banyaknya jalan kabupaten yang rusak dan kekeringan di musim kemarau. Kami selalu menuruti apa mau pemerintah, tapi ya pikirin kami juga,” keluhnya.

Masih kata Mertayasa, bahwa jalan kabupaten yang rusak di Kampung Ramayana selalu diperbaiki alakadarnya. Dengan cara gotongroyong yang menjadi program unggulan Pemkab Lamteng.

“Perlu kita ingat, gotongroyong itu tidak menyelesaikan masalah jalan rusak. Jadi, kan gak pas kalau masyarakatnya gotongroyong terus Pemkab Lamteng tutup mata,” tegasnya.

Kampung Ramayana, lanjut Mertayasa, merupakan kampung yang ada di Lamteng. “Kampung Ramayana kan masuk dalam wilayah Kabupaten Lamteng. Sudah sepatutnya kami juga diperhatikan,” harapnya.

Mertayasa berharap, Kampung Ramayana segera mendapat perhatian Pemkab Lamteng. Dimana akses jalan kabupaten yang rusak segera diperbaiki dan mendapat bantuan sumur bor. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!