Kota Metro

APBD 2020, Fraksi PKS Minta Pemkot Konsisten Optimalisasi Pengelolaan PAD

888
×

APBD 2020, Fraksi PKS Minta Pemkot Konsisten Optimalisasi Pengelolaan PAD

Sebarkan artikel ini


Wakil ketua Fraksi Partai PKS DPRD Kota Metro, Wasis Riyadi, S. Sos,. MH meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Metro tetap konsisten terhadap optimalisasi pengelolaan pendapatan daerah pada APBD 2020 mendatang.

Menurutnya, alokasi DAU (Dana Alokasi Umum) secara nasional meningkat. Namun peningkatan DAU perdaerah tidak signifikan, apalagi dengan adanya penambahan kebutuhan pembayaran gaji dan sumbangan, sehingga pemerintah daerah kesulitan untuk mengalokasikan minimal 25 persen dari DAU dan DBH (Dana Bagi Hasil), untuk belanja infrastruktur daerah yang  produktif dan langsung terkait dengan percepatan pembangunan  fasilitas pelayanan  publik dan ekonomi.

“Kami paham bahwa dalam pelaksanaan anggaran pendapatan daerah terdapat permasalahan-permasalahan utama dibidang pendapatan daerah,”ungkapnya saat penyampaian pandangan umum fraksi tentang nota keuangan Raperda APBD TA. 2020, di gedung DPRD Kota Metro, Kamis (21/11/2019).

Permasalahan itu, kata Wasis soal disparitas pertumbuhan PAD dan tingginya ketergantungan pada dana tranfer. Kemudian keterbatasan jumlah sumber daya pengelolaan pendapatan sehubungan dengan luasnya cakupan objek pendapatan.

“Ya termasuk masih terbatasnya kualitas sarana dan prasarana untuk pemungutan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), sehingga kebijakan umum anggaran di bidang pendapatan daerah pada APBD TA. 2020 harus konsisten diarahkan pada upaya peningkatan pendapatan daerah,”jelasnya.

Sambungnya, melalui optimalisasi pengelolaan daerah sesuai potensi dan  kewenangan yang ada berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pemkot harus tetap mengedepankan petimbangan aspek keadilan, dan dilakukan dengan mensinergikan program intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan daerah,”ujarnya.

Sementara menggapi hal tersebut, Walikota Metro Hi. Achmad Pairin, S.Sos mengatakan bahwa, APBD Kota Metro memiliki ketergantungan yang sangat tinggi  pada dana perimbangan.

“Kita didaerah juga harus berinovasi untuk meningkatkan PAD untuk memperkuat kapasitas fisik daerah,”pungkasnya.(*dy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!