Lampung

TINGKATKAN SEMANGAT KOLEKTING IURAN MELALUI EVALUASI KADER JKN-KIS

998
×

TINGKATKAN SEMANGAT KOLEKTING IURAN MELALUI EVALUASI KADER JKN-KIS

Sebarkan artikel ini


metrodeadline.com – BPJS Kesehatan Cabang Metro mengadakan kegiatan Evaluasi Kader JKN yang bertempat di Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (22/10).

Hadir pada acara tersebut Kader JKN di wilayah Kabupaten Lampung Tengah. Tujuan diadakanya evaluasi tersebut adalah untuk penguatan dan pemahaman, para Kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta dilakukan diskusi antar para Kader JKN dalam melakukan inovasi atau upaya yang dilakukan oleh Kader JKN dalam hal melakukan aktifitas penagihan.

Dalam kegiatan evaluasi tersebut disampaikan materi sekaligus penguatan pemahaman aturan-aturan terkait program JKN-KIS, diantaranya adalah Perpres Nomor 82 Tahun 2018, selain itu dalam kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada kader yang berhasil melakukan collecting iuran terbanyak, hal ini supaya Kader JKN dapat terinspirasi dan dan tetap semangat dalam menjalankan tugas.

Dalam paparanya, Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Metro, Fauzan Aziman menyampaikan bahwa kinerja Kader JKN mengalami peningkatan setiap bulan nya dalam hal melakukan kegiatan kolektibilitas iuran Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), dan peserta yang telah dilakukan kunjungan oleh kader JKN ada yang menjadi rutin membayar. BPJS Kesehatan Metro pun sangat mengapresiasi kinerja kader JKN-KIS tersebut dan berharap dapat lebih ditingkatkan kinerjanya di bulan-bulan berikutnya.

“ini semua berkat jasa dan upaya dari rekan-rekan Kader JKN yang setiap hari nya sudah bersedia meluangkan waktu untuk terjun ke lapangan langsung ke rumah-rumah penduduk untuk melakukan penagihan. Saya berharap capaian ini terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar Fauzan Aziman.

Fokus utama Kader JKN itu sendiri adalah sebagai pengumpul/pengingat iuran, turut melekat fungsi lainnya yaitu sebagai pemasar sosial dengan tujuan untuk mengubah perilaku masyarakat agar mendaftar menjadi peserta PBPU serta membayarkan iuran secara rutin.

Selain itu juga sebagai pemberi informasi dan menerima keluhan pelanggan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat serta memastikan program JKN-KIS menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.

Namun kerja keras para Kader JKN ini tidak selalu didapat dengan mulus. Banyak kendala yang sering ditemui ketika melakukan penagihan ke lapangan.

Seperti yang diutarakan salah satu rekan Kader JKN, Bapak Agustinus, ia menuturkan bahwa ditemukan ada beberapa peserta pada saat dikunjungi kerumahnya ternyata sudah meninggal dunia namun belum dilaporkan status meninggalnya oleh keluarga ke kantor BPJS Kesehatan. Akibatnya iuran dari peserta meninggal tersebut masih ditagihkan karena belum dihentikan.

“Tetap tenang dan terus mengedukasi mereka adalah salah satu cara terbaik untuk menyadarkan bahwa prinsip dengan gotong royong semua tertolong itu penting” Tutup Agustinus (HA/be)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!