Lampung

7 November 2019, 168 Kampung Ikuti Pilkakam Serentak di Lamteng 

885
×

7 November 2019, 168 Kampung Ikuti Pilkakam Serentak di Lamteng 

Sebarkan artikel ini


LAMPUNG TENGAH – Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) serentak di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) akan segera bergulir. Dijadwalkan 7 November 2019 mendatang akan digelar pelaksanaannya.

Sebanyak 168 kampung di Kabupaten Lamteng ikut dalam Pilkakam serentak tersebut. Hal itu disampaikan langsung oleh Kadis PMK Lamteng Firdaus.

“Pilkakam serentak kali ini, diikuti 168 kampung yang ada di Lamteng. Jadwal Calon Kepala Kampung (Kakam) dibuka mulai tanggal 23 September 2019 ini,” kata Kadis PMK Lamteng Firdaus saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (20/9)

Firdaus menjelaskan saat ini panitia Pilkakam ditingkat kampung sudah terbentuk. Mereka juga sudah melakukan Bimtek terkait mekanisme pelaksanaan pemilihan tersebut.

“Kita sudah membuat panitia dibawah. Kami juga sudah melakukan pelatihan maupun bimbingan terterkait pelaksanaannya,” ujar Kadis PMK Lamteng.

Firdaus menambahkan anggaran Pilkakam serentak ini, digelontorkan dari APBD perubahan. Dimana anggaran tersebut telah disalurkan ke 28 Kecamatan di Lamteng.

“Pilkakam ini memakai anggaran APBD perubahan. Yang kami tau Anggaran tersebut telah tersalurkan di 28 Kecamatan Lamteng,” imbuhnya.

Untuk batas maksimal Calon Kakam, lanjut Firdaus, memiliki batas maksimal yaitu lima calon saja. Apabila lebih, akan dilakukan seleksi.

“Batas maksimal ditiap kampung hanya lima saja. Kalau lebih kami atau panitia yang ada di Kampung akan melakukan seleksi lagi,” katanya.

Firdaus menghimbau kepada panitia Pilkakam di kampung, agar bekerja maksimal serta sesuai aturan yang sudah diatur. Terlebih, untuk para Calon Kakam agar dapat mensosialisasikan diri dengan baik, dimana mengutamakan sikap saling menghargai antar calon satu dengan lainnya.

“Kita mengharapkan terlebih untuk para Calon Kakam, agar bisa menjaga kondusifnya jalan pemilihan. Dengan mengedepankan sikap menghargai satu sama lain. Terakhir yang perlu diingat, hindari hal-hal yang menimbulkan gesekan atau sikap provokasi,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!