I Nyoman Suryana : Kalau Itu Pemberian Gelar Untuk  Pribadi Loekman Kita Tolak

LAMPUNG TENGAH – Pemberian nama terhadap Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto sebagai Catur Guru (Guru Wisesa) yang diperkirakan dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2019, menuai penolakan. Pasalnya, hal tersebut tidak tepat dikarenakan ada muatan politik praktis.

Mantan Ketua PHDI Lampung Tengah selama 17 Tahun I Nyoman Suryana membenarkan bahwa acara tersebut ada penolakan. Sebab, disitu ada muatan politik praktis.

“Ya bener ada penolakan karena itu akan ada muatan politik praktis. Jadi, saya menilai umat tidak boleh dibawa terlibat ke politik dan tidak ada urgensinya,” ujar I Nyoman Suryana kepada Media ini melalui sambungan via WhatsApp.

Menurutnya, acara tersebut  tidak cukup diputuskan oleh unsur pimpinan umat saja. Harus juga melibatkan tokoh-tokoh umat.

“Untuk hal-hal prinsip seperti itu, harus melibatkan semua tokoh-tokoh umat. Karena menurut saya, imbasnya nanti kepada umat dan harus dikaji apa ada kepentingan serta kejelasan,” ujarnya.

Lanjut I Nyoman Suryana, kalau hal tersebut akan terjadi pro dan kontra. Maka, itu akan berakibat perpecahan diantara umat.

“Menurut saya para pimpinan umat tidak boleh menonjolkan ogesektoral. Nanti, saya akan berkoordinasi terkait hal ini kepada petinggi atau tokoh-tokoh umat,” ujarmya.

DPRD Kabupaten Lamteng yang baru saja dilantik itu, menjelaskan bahwa gelar untuk Loekman Djoyosoemarto secara pribadi tidak ada. Hal tersebut melaikan penghormatan Filsafat Catur Sinangguh guru kepada Bupati. Dapat juga diartikan Guru Wisesa untuk sebutan karena jabatannya.

“Saya pastikan tidak ada gelar pribadi untuk Pak Loekman Djoyosoemarto. Kalau dia ada kita tolak,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PHDI Lamteng I Ketut Suwendra mengaku bahwa pihak telah mensosialisasikan acara tersebut. Dirinya, menjelaskan kalau acara tersebut bukan pemberian gelar secara pribadi kepada Loekman Djoyosoemarto. Melainkan karena jabatannya sebagai Bupati Lamteng.

“Kita sudah melakukan sosialisasi terkait acara itu. Rencananya sebutan beliau (Bupati) adalah Penglingsir Dharma Wisesa Wicaksana,” pungkasnya kepada Media ini. (red)

You might also like

error: Content is protected !!