Kritik Petahana, Adi Peri : Siapapun Pemimpin, Tidak Boleh Berdalih Bukan Tanggung Jawabnya

Lampung Tengah – Konstelasi politik jelang pemilhan kepala daerah (Pilkada) Lampung Tengah (Lamteng) mulai memanas. Calon yang akan ikut dalam kontestasi mulai menebar janji untuk menarik simpatik masyarakat.

Bahkan calon pun mulai ada yang mengkritik kebijakan pemimpin yang saat ini dijabat Loekman Djoyosoemarto.

Kritikan terkait kepemimpinan sang petahana dilontarkan Calon Bupati yang dikabarkan maju melalui jalur independen I Nyoman Adi Peri.

Putra asli Lamteng ini menyoroti inprastruktur jalan tepatnya diruas Kotagajah-Seputih Raman yang kondisinya sangat memprihatinkan.

“Sejak saya kecil hingga saat ini hal terkecil (jalan Kotagajah-Seputih Raman) tidak pernah beres,”ujar Adi Peri disela pelantikan anggota DPRD Lamteng periode 2019-2024.

Menurutnya, saat ini pemimpin beralasan bahwa perbaikan inprastruktur tersebut merupakan kewenangan pemerintah Provinsi.

“Siapa pun (pemimpin) tidak boleh berdalih itu bukan tanggung jawabnya. Dia sebagai tuan harus menyelsaikan hambatan yang menjadi mobilisasi masyarakat,”paparnya

Pemerintah daerah kata dia, harusnya lebih tanggap dengan adanya pembangunan Tol.”Jauh-jauh hari harusnya sudah mempersiapkan jalan untuk menyambung ke Gunung Sugih. Ini kan tidak ada, dari saya kecil tidak selesai, alasannya bukan tanggung jawab Kabupaten. Masyarakat tidak tau itu anggarannya itu dari mana,”sesalnya

Atas kondisi itu sambungnya, sebagai putra daerah Lamteng ia hadir mencoba menawarkan diri.”Kita mencoba menawarkan diri di moment yang tepat dalam rangka pilkada ini,”ujarnya.

Maju sebagai jalur independen, ia berkeyakinan bila terpilih kelak maka kualitas pelayanan publik akan lebih bermutu.

“Saya memberikan pilihan diluar partai (independen), kami tidak ada komitmen dengan Parpol, sehingga kedepan kualitas pelayanan publik akan lebih bermutu,” pungkasnya.(red)

You might also like

error: Content is protected !!