Kritik Pemuda Terhadap Bupati, Untuk Petani

Agus Setiawan

LAMPUNG TENGAH Diketahui kegagalan panen melanda seluruh petani daerah di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Hak itu dirasakan oleh semua petani di wilayah tersebut.

Menghadapi musim panen mendatang, para petani pun masih trauma dengan gagal panen yang dihadapi mereka saat ini.

Mulai dari hutang yang menumpuk akibat gagal panen. Hingga bingung mencukupi kebutuhan sehari-hari, ditambah pembayaran SPP anak sekolah.

Salah satu, Kepala Kampung (Kakam) Rukhti Endah, Kecamatan Seputihraman, Lamteng, Hi. Suyatni, S.E, mengetahui secara pasti penderitaan yang dialami petani di wilayahnya. Pasalnya, dirinya tau pemasukan profesi sebagai petani hanyalah menunggu hasil panen.

“Saya rasa petani hanya mengandalkan hasil panen saja, untuk menyekolahkan anaknya hingga mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kalau gagal panen gini, sudah bisa kita pastikan petani akan mencari hutangan dan dimusim panen akan lebih kebingungan lagi karena hutang sudah menumpuk,” katanya.

Suyatni menjelaskan bahwa memang benar Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto sudah melakukan pengecekan di Kampung Rukhti Endah. Namun, Dinas terkait yaitu dari Dinas Pertanian tidak memberikan jalan keluar yang pasti.

“Petani di wilayah saya ini butuh pencerahan dan solusi dari gagal panen. Apakah pemberian modal ataupun bantuan yang bisa membantu penderitaan petani,” katanya.

Sementara itu, anggota Forum Pemuda-Pemudi Lamteng Agus Setiawan yang terjun langsung kelapangan sangat menyangkan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto tidak bisa memberikan solusi atau pencerahan dari penderitaan yang di alami petani. Menurutnya, sampai saat ini petani Lamteng mengalami kerugian besar diakibatkan musibah tersebut.

“Saya menilai Pemkab Lamteng harus bisa memberikan arahan atau solusi dalam masalah ini. Kalau tidak ada jalan keluar maka gagal panen akan terjadi lagi dan petani akan dirugikan,” katanya.

Agus berharap permasalahan gagal panen ini dapat segera diberi jalan keluar. Agar kedepannya petani dapat meraih hasil panen yang maksimal.

“Saya berharap Pak Bupati segera memberikan solusi. Serta Bupati bisa menegaskan terhadap Dinas Pertanian bisa mencarikan solusi yang tepat,” katanya (red)

You might also like

error: Content is protected !!