PPIU PT. SAW DGI Tidak Memberikan Pelindungan Jiwa Kepada Jemaah ?

LAMPUNG TIMUR – Keluarga besar seorang jemaah umrah mengeluh sebab Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) PT. Samira Ali Wisata (SAW) Dini Group Indonesia (DGI) Kabupaten Lampung Timur berinisial, No diduga tidak memberikan pelindungan kepada Rumli almarhum warga Desa Negara Ratu Kecamatan Batanghari Nuban.

Rumli meninggal dunia Jumat, 1 Maret 2019 disaat melaksanakan ibadah umrah, namun sepeninggal Rumli tidak mendapatkan pelindungan berupa asuransi jiwa.

Empat hari kemudian, tepatnya Selasa, 5/3 pukul 21.00 WIB, Ni PPIU PT. SAW DGI Kabupaten Lamtim mengantarkan koper pakaian Rumli, sejak itu, Ni hilang, teramat sulit dihubungi oleh Adi sebagai ahli waris Rumli almarhum.

Keberangkatan Rumli Senin, 25/2 melalui Bandar Udara (Bandara) Raden Intan II Branti Bandar Lampung, rencananya sampai Rabu, 6/3. Namun, baru 5 hari disana, Rumli dipanggil oleh sang Illahi tepatnya Jumat, 1/3 dan langsung dikebumikan disana.

“Abi berangkat umroh Senin, (25/2) subuh diantar ke Bandara, meninggal Jumat (1/3) dimakamkan disana. Bu Ni datang Selasa, 5/3 sekitar pukul 21.00 WIB nganter koper pakaian Abi, udah itu nggak pernah datang lagi. Ditelpon kyai Adi nggak pernah diangkat, sedangkan kita mau minta penjelasan masalah asuransi”. Keluh Yopi Gustiawan sang menantu Rumli almarhum Minggu, 28/7 pukul 20.00 WIB.

“Jangankan mau dapat asuransi, surat keterangan kematian (SKK) dari sana saja nggak ada. Saya tanya pihak FIF tidak ada asuransi bahkan ahli waris masih dibebani bayar angsuran hingga kini sudah yang keenam”. Urainya.

Ketika dikonfirmasi salah satu petugas penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) berinisial, No mengatakan antara PPIU dan Rumli calon jemaah umrah tidak ada kesepakatan pelindungan jiwa atau asuransi.

“Masalah travel pusat sudah menjawab secara rilis ke Bastian, almarhum (Rumli) menggunakan pembiayaan amitra syariah di Metro. Soal akad, itu antara almarhum dengan pembiayaan, kami hanya dibatas travel. Memang travel menangani hanya sebatas umrah tidak ada asuransi”. Kelit No petugas PPIU Kabupaten Lampung Timur Selasa, 30/7 jam 10.00 WIB ditempatnya mengajar.

“Kalau mau tanya mengenai asuransi, almarhum itu pakai dana talangan silahkan tanya Rohmawati dibagian pembiayaan amitra syariah Metro. Sebelumnya sudah dijelaskan tidak ada asuransi, mulai ada akad asuransi bulan Januari 2019, sedangkan akad almarhum Desember 2018 belum ada asuransi”. Tuturnya.

Padahal sebelumnya telah dilaksanakan
sosialisasi tentang standar pelayanan minimum (SPM) kepada para pihak PPIU khususnya terkait pelindungan kepada jemaah umrah yang dilakukan oleh M, Arifin Hatim Kepala Sub-Direktorat Pembinaan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia sejak tahun 2015.

“Berdasarkan standar pelayanan minumum PPIU bahwa setiap jemaah itu memiliki hak-hak dan PPIU harus memberikan hak-hak mereka, seperti bimbingan ibadah umrah tentang transportasi, akomodasi, kesehatan jamaah umrah, administrasi dokumen, perlindungan terhadap jemaah umrah dan petugas pendamping”. Kata Kepala Sub-Direktorat Pembinaan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia M.Arifin Hatim, Kamis, 12 Februari 2015, seperti dikutip dari www.viva.co.id edisi, 13 Februari 2015 dengan judul, “Ini Kewajiban Standar Biro Perjalanan Umroh Ke Jemaah”.

Biaya keberangkatan Rumli untuk menunaikan ibadah umrah Rp.25 juta, pembayaran dilakukan di angsur selama 24 bulan dengan cara ditransfer melalui Federal International Finance (FIF) bekerja sama dengan Atmira Pembiayaan Syariah memotong gaji bulanan Rumli berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai tenaga kependidikan atau guru di sekolah menengah atas negeri (SMAN) di Kabupaten Lampung Timur, sementara petugas PPIU No juga menjadi tenaga honorer disitu.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah
Pasal 97
Pelindungan jiwa, kecelakaan, dan kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96 ayat (1) huruf d diberikan dalam bentuk asuransi.
Masa pertanggungan asuransi dimulai sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air. (*)

Laporan : Ropian Kunang

You might also like

error: Content is protected !!