Cegah Perluasan Zona Merah Covid-19 Bandar Lampung, GMPK : Sterilisasi Jalur Perbatasan Lampura

Reporter : Afriando W Lampung Utara

Pemerintah pusat mengumumkan Kota Bandar Lampung masuk dalam zona merah penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19. Hal ini diumumkan pemerintah melalu halaman https://infeksiemerging.kemkes.go.id/. Selasa (28/04/2020) pukul 16.30. Di website resmi pemerintah tersebut dinyatakan ibukota Provinsi Lampung masuk ke dalam wilayah dengan transmisi lokal.


Data terbaru pemantauan corona virus disease atau covid-19 di Bandar Lampung, jumlah terkonfirmasi 25 orang dengan 6 orang pasien dalam pengawasan (PDP), 89 orang dalam pengawasan (ODP), 28 Orang Tanpa Gejala (OTG) serta 4 orang meninggal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pada laman website covid19.bandarlampungkota.go.id, Rabu (29/04/2020).

Penetapan zona merah ini adalah telah terjadi nya transmisi lokal penularan virus corona.

Dengan penetapan nya status ini Adi Rasyid selaku tokoh masyarakat dan juga Humas DPD Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Lampung Utara meminta kepada Pemerintah Daerah Lampung utara untuk segera memberlakukan pemeriksaan yang lebih intensif di wilayah perbatasan Lampung utara dan Lampung Tengah guna mensterilkan wilayah.

” Kita berharap kepada Pemerintah daerah untuk segera mensterilkan wilayah dengan melakukan pemeriksaan secara intensif di perbatasan kabupaten sebagai akses keluar masuk zona merah kota Bandar Lampung,”harapnya,  Rabu (29/04/2020).

Berdasarkan informasi data covid-19 Provinsi Lampung per 29 April 2020 Lampung utara tercatat Pasien positif terkonfirmasi 4 orang, 1 orang pasien dalam pengawasan (PDP), 8 orang dalam pengawasan (ODP) dan 3 orang PDP Meninggal.

” Dengan di tetapkan nya Kota Bandar Lampung sebagai Zona merah penularan transmisi lokal dan mengingat walau tenaga medis berjumlah 2.214 orang akan tetapi tenaga ahli medis yang ada di lampung utara sangat kurang, apalagi di ketahui Dokter spesialis hanya berjumlah 5 orang dengan Dokter spesialis paru yang hanya 1 orang, apakah mampu meng-cover pasien jika sudah lebih dari 20 orang yang terpapar,”pungkasnya. (*)

You might also like

error: Content is protected !!