Dana Pemeliharaan Jaringan Irigasi Bendungan Way Negara Batin Dipertanyakan

LAMPUNG TIMUR – Pasca dilantik periode pertamanya Kepala Desa Sukadana Timur Kecamatan Sukadana, Ujang Muhlis pada Selasa, 31/12/2019, ia bersama-sama dengan masyarakat warga Dusun 004 melaksanakan kegiatan bergorong-gorong disekitar area bangunan ataupun jaringan irigasi primer maupun sekunder Bendungan Way Negara Batin Sukadana.

Tujuan, area Bendungan Way Negara Batin Sukadana tersebut akan dikembangkan menjadi objek destinasi wisata. Bahkan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur, Junaidi pada Senin, 3/2/2020 langsung meninjau lokasi sebagai bentuk keseriusan.

Namun, disinyalir terdapat kejanggalan atas kegiatan gotong-royong diarea Bendungan Way Negara Batin, semestinya, pembersihan membabat rumput bukannya dilakukan oleh masyarakat melainkan wajib dikerjakan secara rutin oleh petugas dari Koordinator Wilayah Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Way Jepara.

“Inilah kegiatan warga Desa Sukadana Timur khususnya Dusun 4, bergotong royong membersihkan seputaran lingkungan (bendungan) way negara batin,” kata warga Dusun 4 Desa Sukadana Timur pada Januari 2020 saat melakukan kegiatan gotong-royong dalam video berdurasi 52 detik dan 2 menit 29 detik.

“Ini kondisi saat ini, dilingkungan bendungan way negara batin sudah lama tidak dibersihkan, adapun kondisi lingkungan seputaran bendungan seperti hutan dibawah tanggul kondisinya seperti ini,” ungkap masyarakat.

Masyarakat Dusun 4 Desa Sukadana Timur pada bulan Januari 2020 selama 2 minggu berturut-turut melakukan kegiatan bergotong royong.

“Saat ini memang terlihat kumuh seperti hutan tapi sudah mulai dibersihkan dua minggu berjalan. Nah inilah kondisi dipinggir airnya atau ditanggulnya kelihatan bongkor seperti hutan,” terang masyarakat.

Kepala Desa Sukadana Timur Kecamatan Sukadana, Ujang Muhlis menegaskan mulai dari area disekeliling bangunan dan jaringan irigasi primer maupun sekunder Bendungan Way Negara Batin sepanjang 6 kilometer disinyalir tidak dilakukan pemeliharaan.

“Ya semuanya memang tidak pernah ada perawatan (pemeliharaan) selama ini,” tegas Ujang Muhlis pada Senin, 30/3 sekitar pukul 14.30 WIB melalui sambungan handphone.

Dibagian bawah jaringan irigasi primer maupun sekunder Bendungan Way Negara Batin memang tidak dilakukan pembabatan rumput. Pertanyaannya, dana untuk biaya pemeliharaan dan perawatan (ranwat) area bangunan atau jaringan irigasi tersebut selama ini.

“Dibawahnya memang bongkor, jadi selama ini uang biaya untuk perawatan dikemanakan,” tanya Kepala Desa Sukadana Timur pemilik hobi mencari ikan di bendungan maupun jaringan irigasi bendungan way negara batin itu menggunakan jala disaat-saat waktu senggangnya.

You might also like

error: Content is protected !!