Tarif Paket Pemeriksaan Kesehatan CJH Lamtim Tidak Sesuai Perda 

Laporan : Ropian Kunang


LAMPUNG TIMUR – Ternyata pengenaan tarif sebesar Rp.750,000. untuk biaya paket pemeriksaan kesehatan terhadap 116 calon jemaah haji (CJH), petugas pengelola Haji Puskesmas Sukadana mengikuti tarif sebagaimana terdapat dalam Peraturan Bupati Lampung Timur Nomor 10 Tahun 2019 Tentang Tarif Pelayanan Pada Badan Layanan Umum Daerah Unit Pelaksana Teknis Dinas Puskesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur.

Sedangkan Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Timur Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Timur Nomor 25 Tahun 2011 Tentang Retribusi Layanan Kesehatan, ketentuan tarif untuk biaya paket pemeriksaan CJH hanya senilai Rp.150,000.terindikasi tidak diikuti.

Tarif sebesar Rp.750,000. tersebut untuk biaya paket pemeriksaan calon haji Rp.500,000. dan tes kebugaran calon haji sebanyak 2 kali sebesar Rp.250,000. Sedangkan tarif senilai Rp.150,000. itu untuk biaya paket pemeriksaan terdiri dari pemeriksaan fisik, darah lengkap, GDS, urin lengkap dan golongan darah.

CJH yang melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Sukadana berjumlah 116 orang dan terdapat 10 Puskesmas se-Kabupaten Lampung Timur melaksanakan itu.

“Semua berjumlah 116 CJH yang sudah dilayani di Puskesmas Sukadana dan se-Lampung Timur yang melakukan layanan hanya ada 10 Puskesmas”, kata Eti Ermawati pada Sabtu, 18/1 pukul 15.00 WIB.

Eti juga meralat bahwa tarif untuk biaya paket pemeriksaan CJH berdasarkan Perbup Nomor 10 Tahun 2019 bukan Perda Nomor 1 Tahun 2019.

“Saya yang salah dengar karena waktu tanya lewat HP, ternyata bukan Perda Nomor 1 Tahun 2019 tapi Perbup Nomor 10 Tahun 2019, nggak pakai tarif daly Perda Nomor 17 Tahun 2016”, tuturnya.

Mantan anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Timur dari Partai Golkar, Ahmad Azohiri menyesalkan perihal itu sebab Bupati Lampung Timur mencanangkan program pengobatan gratis untuk masyarakat se-Kabupaten Lampung Timur.

“Bupati Lampung Timur mencanangkan pengobtan gratis untuk masyarakat Lampung Timur. Tetapi nyatanya calon jemaah haji yang periksa kesehatan harus mengeluarkan dana yang cukup besar. Apa-apaan dengan Perbupnya, ini aneh bin ajaib, apakah Dinas Kesehatan nggak tau atau pura-pura nggak tau, calon jemaah haji Lampung Timur tahun 2020 menjerit dengan biaya yang selangit itu”, tegas Ahmad Azohiri pada Minggu, 18/1 jam 07.54 WIB.

Terdapat selisih biaya cukup lumayan besar mencapai Rp.402,000,000. apabila berdasarkan Perda nomor 17 Tahun 2016 dan Perbup nomor 10 Tahun 2019.

“Sepuluh Puskesmas di Lampung Timur tempat calon jemaah haji periksa kesehatan, uangnya (Rp.402,000,000.) buat apa. Sementara, semua pasilitas Puskesmas sudah sangat banyak diberikan oleh Pemerintah termasuk mobil ambulan. Apalagi itu calon jemaah haji hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, bukan mengobati layaknya pasien kondisi sakit atau kritis, hanya cek up”, jelas Heri panggilan Ahmad Azohiri

Sebelumnya telah diberitakan pada edisi Sabtu, 18/1 dengan judul, Tarif Pemeriksaan Kesehatan Rp.750 Ribu Dikeluhkan CJH Sukadana.

Biaya pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Sukadana dikeluhkan oleh Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Lampung Timur untuk keberangkatan tahun 2020.

CJH mengeluh lantaran biaya untuk pemeriksaan kesehatan yang dirasakan terlampau mahal, yang mana biaya pemeriksaan kesehatan sebesar Rp.750,000.-perorang.

Keluhan itu disampaikan oleh seorang keluarga CJH kepada Wartawan media Lampung News Paper. Ia meminta agar pihak media mengkonfirmasi mahalnya biaya pemeriksaan kesehatan tersebut.

“Kepada para media, baik cetak dan elektronik maupun online, agar dapat mengkonfirmasi pihak BPIH khususnya Kabupaten Lamtim. Mengenai, tingginya biaya cek kesehatan calon jamaah haji tahun ini. Biayanya yang mencapai Rp.750,000, untuk sekali cek up, dikali 2, jadi Rp.1500,000, sementara biaya cek kesehatan di Kabupaten lain hanya Rp.150,000”, keluh sumber dari keluarga calon Jemaah Haji pada Jumat, 17/1 jam 09.03 WIB yang enggan disebutkan identitasnya.

Pemeriksaan kesehatan CJH tahap pertama dilakukan di Puskesmas Sukadana, sedangkan tahap kedua di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana.

Pengurus Yayasan Jabal Rahmah Sukadana terindikasi kebingungan dan juga berikut Koordinator Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesehatan Puskesmas Sukadana terindikasi tak bisa menjawab tentang kegunaan uang tersebut.

“Kemaren di Puskesmas Sukadana, yang kedua nanti baru dirumah sakit, yayasan haji pun kebingungan kenapa biaya bisa semahal itu dan dokter yang ditanya jamaah pun tidak bisa menjawab dengan spesifik guna uang tersebut”, urainya.

Ketika akan dikonfirmasi, Kepala UPTD Kesehatan Puskesmas Sukadana tidak berada ditempat sedang mengikuti kegiatan rapat di Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur.

Melalui petugas pelayanan Pengelola Haji Puskesmas Sukadana Eti Ermawati diperoleh keterangan bahwa biaya pemeriksaan Calon Haji Rp.750,000. berdasarkan Peraturan Daerah Lampung Timur Nomor 1 Tahun 2019.

“Ini tarif paket pemeriksaan calon haji 500 ribu dan tes kebugaran calon haji 125 ribu”, kata Eti Ermawati pada Jumat, 17/1 diruang kerjanya.

Tes kebugaran calon Jemaah Haji itu dilakukan sebanyak 2 tahap dengan biaya Rp.250,000. dibayar sekaligus.

“Tes kebugaran masih kata Eti Ermawati, ini kita melakukanya 2 kali, kita dari propinsi harus 2 kali evaluasi. (Dasar Hukum) ada, ini dari Perda Bupati terbaru Nomor 1 Tahun 2019”.

“Nanti kita evaluasi tiga bulan di tahap kedua, jadi kita melakukan pemeriksaan kebugaran (tahap pertama) di bulan Januari. (Tes kebugaran tahap kedua) belum, (Tapi sudah dibayar) iya, biar satu paket, anjurannya kami melakukan dua kali”, ujarnya.
(Tim : Ahmad Azohiri – Lampung News Paper)

You might also like

error: Content is protected !!