Tarif Pemeriksaan Kesehatan Rp.750 Ribu Dikeluhkan CJH Sukadana

Laporan : Ropian Kunang

LAMPUNG TIMUR – Biaya pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Sukadana dikeluhkan oleh Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Lampung Timur untuk keberangkatan tahun 2020.

CJH mengeluh lantaran biaya untuk pemeriksaan kesehatan yang dirasakan terlampau mahal, yang mana biaya pemeriksaan kesehatan sebesar Rp.750,000.-perorang.

Keluhan itu disampaikan oleh seorang keluarga CJH kepada Wartawan media Lampung News Paper. Ia meminta agar pihak media mengkonfirmasi mahalnya biaya pemeriksaan kesehatan tersebut.

“Kepada para media, baik cetak dan elektronik maupun online, agar dapat mengkonfirmasi pihak BPIH khususnya Kabupaten Lamtim. Mengenai, tingginya biaya cek kesehatan calon jamaah haji tahun ini. Biayanya yang mencapai Rp.750,000, untuk sekali cek up, dikali 2, jadi Rp.1500,000, sementara biaya cek kesehatan di Kabupaten lain hanya Rp.150,000”, keluh sumber dari keluarga calon Jemaah Haji pada Jumat, 17/1 jam 09.03 WIB yang enggan disebutkan identitasnya.

Pemeriksaan kesehatan CJH tahap pertama dilakukan di Puskesmas Sukadana, sedangkan tahap kedua di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana.

Pengurus Yayasan Jabal Rahmah Sukadana terindikasi kebingungan dan juga berikut Koordinator Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesehatan Puskesmas Sukadana terindikasi tak bisa menjawab tentang kegunaan uang tersebut.

“Kemaren di Puskesmas Sukadana, yang kedua nanti baru dirumah sakit, yayasan haji pun kebingungan kenapa biaya bisa semahal itu dan dokter yang ditanya jamaah pun tidak bisa menjawab dengan spesifik guna uang tersebut”, urainya.

Ketika akan dikonfirmasi, Kepala UPTD Puskesmas Sukadana, Ekawati Apriyandi tidak berada ditempat sedang mengikuti kegiatan rapat di Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur.

Melalui petugas pelayanan Pengelola Haji Puskesmas Sukadana Eti Ermawati diperoleh keterangan bahwa biaya pemeriksaan Calon Haji Rp.750,000. berdasarkan Peraturan Daerah Lampung Timur Nomor 1 Tahun 2019.

“Ini tarif paket pemeriksaan calon haji 500 ribu dan tes kebugaran calon haji 125 ribu”, kata Eti Ermawati pada Jumat, 17/1 diruang kerjanya.

Tes kebugaran calon Jemaah Haji itu dilakukan sebanyak 2 tahap dengan biaya Rp.250,000. dibayar sekaligus.

“Tes kebugaran masih kata Eti Ermawati, ini kita melakukanya 2 kali, kita dari propinsi harus 2 kali evaluasi. (Dasar Hukum) ada, ini dari Perda Bupati terbaru Nomor 1 Tahun 2019”.

“Nanti kita evaluasi tiga bulan di tahap kedua, jadi kita melakukan pemeriksaan kebugaran (tahap pertama) di bulan Januari. (Tes kebugaran tahap kedua) belum, (Tapi sudah dibayar) iya, biar satu paket, anjurannya kami melakukan dua kali”, ujarnya.

You might also like

error: Content is protected !!