Audrey Yu, Gadis Kelewat Jenius Asal Surbaya yang Justru Dibawa ke Dokter Jiwa

Metrodeadline.com – Memiliki anugerah berupa terlahir jenius adalah suatu kebanggaan bagi hampir semua orang.

Tidak terkecuali bagi orang tua yang memiliki anak dengan tingkat kecerdasan tinggi. Hal itu tentu menjadi impian dari setiap mereka.

Namun, berbeda dengan yang dirasakan oleh keluarga seorang gadis asal Surabaya, Audrey Yu. Karena memiliki kejeniusan yang luar biasa, keluarga justru merasa sangat kuwalahan.

Atas kecerdasannya yang luar biasa itu, orang tua Audrey Yu harus direpotkan dengan segala sesuatu terkait anaknya, khususnya pendidikan dan kesehatan.

Gadis bernama lengkap Audrey Yu Jia Hiu itu berhasil menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) saat masih berusia 13 tahun. Hal ini tentu jauh lebih dini karena kebanyakan orang tamat SMA berusia sekitar 17 atau 18 tahun.

Tidak hanya itu, Audrey Yu bahkan hanya menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar (SD) dalam waktu lima tahun saja.

Hebatnya lagi, gadis yang tahun 2018 lalu berusia 30 tahun itu hanya membutuhkan waktu satu tahun untuk lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Permasalahan kembali dihadapi oleh Audrey Yu dan keluarga saat gadis jenius itu hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pasalnya tidak ada perguruan tinggi yang mau menerimanya sebagai mahasiswa lantaran masih berusia 13 tahun.

Padahal saat usianya masih 10 tahun skor TOEFL-nya 573, hingga memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) skor TOEFL tertinggi usia muda.

Tidak hanya itu, Audrey Yu telah hafal di luar kepala kosa kata kamus Indonesia-Inggris setebal 650 halaman. Juga, skor TOEFL-nya naik menjadi 670 saat usianya 14 tahun. Hingga akhirnya keluarganya mencarikan informasi universitas luar negeri yang mau menerima putrinya.

Gadis jenius itu akhirnya bertolak ke Amerika Serikat. Ia diterima di William and Marry University, Negara bagian Virginia, Williamburg, setelah melalui seleksi. Tidak terlalu banyak kendala baginya karena menguasai bahasa Inggris, Perancis dan, Rusia. Belum lagi memang karena kejeniusannya sehingga diterima di jurusan fisika murni.

Hanya butuh waktu tiga tahun bagi Audrey Yu untuk lulus sebagai sarjana. Ia juga lulus dengan peringkat cumlaude. (net)

 

You might also like

error: Content is protected !!