Kontroversi Selembar Surat Pemberitahuan, Walimurid Minta Kepsek-Komite SMAN 6 Metro Transparan Uang Pungutan

 

METRODEADLINE.COM Baru-baru ini sejumlah orangtua walimurid SMAN 6 Metro Provinsi Lampung,  dikejutkan dengan selembar surat edaran pemberitahuan yang ditandatangani Kepala SMAN 6 Metro Sunarti,  dan Ketua Komite SMAN 6 Metro Sakidi menjelang berakhirnya Tahun Pelajaran 2018/2019.

 

Surat edaran pemberitahuan tersebut tertanggal 14 Mei 2019, ditujukan kepada orangtua walimurid yang dititipnya kepada putra-putrinya.

 

Berikut 3 Poin Isi Surat itu :
1. Meminta walimurid menyelesaikan administrasi tahap akhir, sesuai kesepakatan dan kesanggupan masing-masing. 
2.Pengambilan nomor peserta Penilaian Akhir Semester (PAS) di kantor tata usaha. 
3. Batas akhir penyelesaian administrasi tahap akhir dan pengambilan nomor peserta 17 Mei 2019.

 

“Saya sebagai walimurid tidak mempermasalahkan surat pemberitahuan itu,  akan tetapi yang saya ingin tanyakan surat ini seperti surat tagihan (Hutang Red) yang harus dilunasi dan di beri batas waktu atau jatuh tempo,”ungkap G (40) salah satu Walimurid,  Minggu (26/5/2019)

 

Sebab selama ini,  lanjutnya pihak sekolah dan komite tidak pernah mengundang serta melibatkan walimurid rapat koordinasi evaluasi membahas program kerja, serta ADRT (Anggaran Dasar Rumah Tangga) Komite,  termasuk berapa jumlah saldo uang komite setiap tahun,  dan untuk apa saja yang dibiayai dari uang komite. 

 

“Saya hargai keputusan komite karna itu kebijakan mereka (Komite Red). Oleh karnanya,  saya mewakili sejumlah walimurid juga meminta kepsek dan komite transparan soal penggunaan belanja tarikan uang komite ini. Bahkan dalam surat itu ada bahasa untuk kelancaran kegiatan,  ya berarti kalau tidak di bayar tidak lancar donk,”ujarnya. 

 

Senada juga diungkapkan Agus (45) salah satu alumni Walimurid SMAN 6 Metro 2017 lalu.  Ia mengaku setiap rapat komite hari Jumat tidak ngasih kesempatan walimurid bertanya soal progres sekolah dan pengunaan uang komite. 
 
“Jadi waktu itu banyak walimurid yang menanyakan dan meminta ninjau apa saja yang dibangun dari uang komite tolong sama sekali tidak di indahkan,”jelasnya. 

 

Sementara saat dikonfirmasi hal tersebut,  Kepala SMAN 6 Metro Sunarti mengaku surat pemberitahuan itu hanya menindaklanjuti kesepakatan bersama mereka antara orangtua wali dan pengurus komite. 

 

“Ya kalau ada yang keberatan, saya meminta walimurid datang ke sekolah. Biar saya juga tahu dan kenal dengan walimurid,  karna saya kan juga masih baru disini. Surat itu menindaklanjuti kebijakan kepsek yang lama, “ucapnya. 

 

Saat disodori sejumlah pertanyaan oleh awak media. Sunarti enggan menaggapi dan sedikit irit bicara,  terlihat sangat berhati-hati memberikan stetmen tentang persoaan sekolah yang saat ini dipimpinya. 
 
Sementara itu, Ketua Komite SMAN 6 Metro Sakidi saat dikonfirmasi melalui via telphone mengaku lagi sibuk. Ia menyarakan untuk datang ke sekolah. (*)
 
 
Penulis/Foto : Fredi Kurniawan Sandi

You might also like

error: Content is protected !!