Pemkot Metro Kampanye Imunisasi MR

METRODEADLINE.COM,  — Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Kesehatan Kota Metro mengelar pencanangan kampanye Imunisasi Measles dan Rubella (MR). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kampus II SD Muhammadiyah Metro, Kamis (2/8/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Metro A. Pairin melalui Sekda Kota Metro, A.Nasir AT mengatakan bahwa imunisasi melalui vaksin untuk mencegah penularan virus campak dalam hal ini program pemerintah pusat sangatlah penting bagi anak, dengan akibat yang dapat menimbulkan kecacatan dan kematian. Imunisasi Measles dan Rubella (MR) yaitu bertujuan untuk memutuskan dan menangkal virus tersebut, dan saat ini hanya dengan menggunakan vaksin pencegahan melalui imunisasi.

“Pelaksanaan sosialisasi pencanangan Measles dan Rubella (MR) yang juga biasa di sebut Campak merupakan penyakit yang penyebaran nya ditularkan melalui nafas, dan udara, sehingga sangat diperlukan ketahanan fisik untuk menjaga dan mencegah penularan virus campak tersebut,”tuturnya.

Dalam hal ini, kata dia Pemkot Metro melakukan pencanangan vaksin untuk mengantisipasi dan mencegah penularan virus Measles dan Rubella dengan menargetkan 39.118 anak di usia 9 bulan sampai 15 tahun kebawah mendapatkan imunisasi vaksin Measles dan Rubella (MR).

“ Jadi melalui vaksin agar tidak tertular virus campak tersebut, hal itu merupakan kebutuhan masyarakat agar anak nya mendapatkan imunisasi dan pada kesempatan ini melakukan sosialisasi pencanangan Kampanye Imunisasi Measles dan Rubella (MR) kepada seluruh masyarakat kota Metro,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Maryati SKM.,M.kes mengatakan bahwa  Pemkot Metro ikut serta dalam pencanangan Kampanye Imunisasi Measles dan Rubella (MR) yang merupakan program nasional melalui kementerian kesehatan bertujuan agar masyarakat Indonesia sehat, dengan berkoodinasi bersama perangkat Pemerintah mulai dari tingkat RT/RW, lurah, camat, Walikota/bupati untuk mensosialisasikan pencanangan Kampanye imunisasi Measles dan Rubella (MR), agar dapat mencegah penularan virus campak tersebut.

“Dalam konteks ini mencegah lebih baik dari pada mengobati dalam hal ini pengobatan, dan program berskala nasional pencanangan sosialisasi imunisasi Measles dan Rubella agar dapat memutus dan mencegah penyebaran virus penyakit menular melalui imunisasi dengan vaksin. Anak usia 9 bulan sampai dengan dibawah 15 tahun yang akan menjadi sasaran imunisasi tersebut dilakukan dari bulan agustus sampai dengan september,” paparnya.

Sekedar diberitahukan juga di Indonesia pada tahun 2010 sampai dengan tahun 2015 tingkat penularan virus dan akibatnya dari penyakit menular tersebut sangat tinggi, sehingga Pemerintah Indonesia berkomitmen bebas dari Measles dan Rubella. Apabila itu sudah dapat di realisasiakn melalui imunisasi dengan vaksin harapan nya dapat mengurangi masyarakat terjangkit virus penyakit menular tersebut. Seperti kita ketahui virus penyakit menular Measles dan Rubella dapat menimbulkan keguguran atau abortus pada kehamilan yaitu melahirkan belum pada waktunya, menyebabkan gangguan penglihatan, kecacatan, kesakitan, gangguan pendengaran. Melalui sosialisasi dan pencanangan Kampanye imunisasi Measles dan Rubella pada hari ini, agar dapat menyebarkan informasi maksud tujuan dari imunisasi tersebut, serta dinas kesehatan sebagi pelaksanakan kegiatan.

Sementara Ketua MUI kota Metro H.M Soleh Menyampaikan setiap orang memiliki upaya pada penyembuhan penyakit disertai dengan mencari solusi dari setiap penyakit, dan seperti di jelaskan nya tidak ada penyakit yang tidak dapat disembuhkan selain memohon kesembuhan kepada Allah SWT, kita berupaya dan berusaha mengobati nya,” ujar Soleh.

Pada hari ini dilaksanakan sosialisasi Pencanangan kampanye imunisasi Measles dan Rubella, dengan mengkaji atas vaksin tersebut bukan mengenai kehalalan dan keharaman nya, menurutnya apabila tidak ada vaksin lain selain ini dan disebut sebagai obat yang bisa menangkal penyebaran virus campak dan menganjurkan untuk mencegah penularan virus yang siapapun dapat terjangkit nya apabila tidak dilakukan. Dalam keadaan darurat dapat melaksanakan pelaksanakan sosialisasi Pencanangan dan sosialisasi dengan bijak atas virus Measles dan Rubella saat ini sambil menunggu keputusan dan fatwa nya. Demi kepentingan umat manusia dalam waktu tenggang pada bulan September agar nantinya masyarakat mendapatkan vaksin dan harapan kita semua memberikan solusi kesehatan dan pencegahan virus menular tersebut,” pungkasnya. (Adv)

 

 

 

 

You might also like

error: Content is protected !!